Kebiasaan Gonta Ganti Pasangan Bisa Berisiko Terkena Tiga Jenis Kanker Ini
  • Home
  • Artikel
  • Kebiasaan Gonta Ganti Pasangan Bisa Berisiko Terkena Tiga Jenis Kanker Ini

Kebiasaan Gonta Ganti Pasangan Bisa Berisiko Terkena Tiga Jenis Kanker Ini

Ilustrasi. (go dok)

Mempunyai pasangan yang lebih dari satu akan membawa efek negatif bagi tubuh karena dapat mendatangkan penyakit kelamin, seperti AIDS dan Genital Herpes. Tak hanya itu, kebiasaan bergonta-ganti pasangan ternyata dapat mendatangkan setidaknya tiga penyakit kanker, yang sama mematikannya?

Penasaran apa saja penyakit-penyakit tersebut? Untuk menjawabnya, mari simak ulasan berikut ini :

  1. Kanker serviks

Faktanya, menurut dr. FitriyadiKusuma, SpOG dari Divisi Ginekologi dan Onkologi Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI, berganti-ganti pasangan seks merupakan cara termudah dari penyebaran Human Papilloma Virus (HPV), si virus penyebab kanker serviks. Penyakit ini terjadi pada leher rahim (serviks); bagian terendah dari rahim yang menonjol ke alat intim wanita. Meskipun penyebab pasti dari kanker ini belum diketahui, namun 95% penderitanya terkena kanker serviks karena terjangkit HPV.

Bahkan, menurut dr. Fitriyadi, sebenarnya dengan hanya memiliki satu pasangan pun Anda bisa saja terjangkit HPV, apalagi jika gemar berganti pasangan seks. Lantas, mengapa perempuan lebih berisiko menderita kanker serviks? Hal itu dikarenakan pada perempuan, risiko HPV untuk berkembang menjadi kanker serviks lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan kanker penis pada pria. Risiko infeksi virus tersebut untuk berkembang menjadi kanker serviks mencapai 99% padaperempuan, sementara pada laki-laki hanya 42%.

Hal itu didukung pula oleh struktur organ reproduksi perempuan yang bentuknya menjorok masuk ke dalam tubuh, sedangkan organ reproduksi laki-laki jutsru menjorok ke luar.

  1. Kanker prostat

Nah, jika kanker serviks paling rentan diderita perempuan, maka kanker prostat adalah yang paling diderita laki-laki. Sebuah studi yang dilakukan oleh Karin Rosenblatt dari University of Illinois mempelajari bahwa dari 753 laki-laki yang disurvei, ditemukan hubungan antara kanker prostat dan banyaknya hubungan seks yang telah mereka lakukan dengan lebih dari dua pasangan yang berbeda. Pada studi ini, ditemukan bahwa laki-laki yang sering melakukan seks dengan banyak wanita berisiko dua kali lipat terkena kanker prostat. Mengerikan, bukan?

  1. Kanker mulut dan tenggorokan

Waspadalah bagi Anda si “kutuloncat”. Pasalnya, kebiasaan bergonta-ganti pasangan dapat menyebabkan penyakit kanker mulut dan tenggorokan. Namun, timbulnya kanker ini hanya terbatas pada mereka yang gemar melakukan hubungan seksual dengan cara oral (menggunakanmulut). HPRC, lembaga konsultasi kesehatan seks untuk para mahasiswa di Stanford, Inggris, menyatakan bahwa banyak orang yang tak tahu risiko oral seks. Oral seks atau oral-genital sex adalah hubungan langsung antara mulut dengan alat intim yang disebut cunnilingus, atau kontak langsung antara mulut dengan penis yang disebut fellatio.

Untuk mengurangi risiko kanker mulut akibat oral seks, Anda disarankan untuk menggunakan cairan tertentu atau menghindari luka di bagian mulut dan alat vital ketika melakukan oral seks dengan pasangan guna terhindar dari infeksi.

Tak berhenti pada kanker mulut, seks secara oral juga memiliki beberapa risiko lain, seperti herpes di mulut atau alat kelamin, chlamydia dangonorrhea menyerang bagian tenggorokan, serta HIV, HPV, sipilis, dan Hepatitis B yang menyerang organ tubuh lainnya. Jadi, Anda harus ekstra hati-hati ya, jika memutuskan untuk berhubungan intim dengan cara ini.

Nah, setelah akibat jika sering gonta ganti pasangan seksual, tentu Anda akan berpikir dua kali sebelum memilih menjadi seorang cassanova, yang memiliki kecantikan paripurna bukan? Yuk, jauhi kebiasaan gonta-ganti pasangan demi hidup yang lebih sehat. Semoga bermanfaat! (*)

Berita Terkait

Leave a Reply