Dipinang Sebelum Tamat, Jarvis SMK SMAK Padang Banyak Peminat
  • Home
  • Berita
  • Dipinang Sebelum Tamat, Jarvis SMK SMAK Padang Banyak Peminat

Dipinang Sebelum Tamat, Jarvis SMK SMAK Padang Banyak Peminat

Image

PADANG – SMK SMAK Padang menempuh tiga jalur dalam penerimaan peserta didik baru yaitu Jalur Penerimaan Vokasi Industri (Jarvis) Prestasi, Mandiri dan Bersama. Sebanyak 143 calon siswa sudah diterima melalui Jarvis Prestasi, melalui Jarvis Mandiri diterima 96 calon siswa dan Jarvis Bersama baru saja berlangsung.

“Jarvis Prestasi sudah terima 143 siswa, melalui Jarvis Mandiri yang baru ditutup Sabtu kemaren terima 96 siswa baru,” ungkap Kepala SMAK Padang, Drs. Nasir saat dihubungi, Ahad (24/4/2022).

Saat ini berlangsung Jarvis Bersama yang dikelola Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian. Pendaftaran dapat dilakukan dengan meng-klik tautan website yang memuat cara pendaftaran dan petunjuk lainnya. Pendafataran tidak dikenakan biaya, namun persaingan ketat dari peserta seluruh Indonesia tidak bisa dielakkan.

“Saat ini pendaftar sudah seribuan, sudah terseleksi sebanyak 239 calon siswa melalui Jarvis Prestasi dan Mandiri. Sedangkan kuota yang akan diterima kurang lebih tiga lokal lagi,” jelas Nasir.

Lebih lanjut Nasir menyebut antusiasme siswa memilih SMAK Padang setiap tahun semakin besar. Hal itu karena informasi terkait pendidikan vokasi yang diterima masyarakat tersebar dengan positif. Lulusan SMAK Padang sudah pasti berkompetensi mumpuni dan terserap seratus persen di Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI).

“Antusiasme para siswa memilih SMAKPA terus meningkat, seiring informasi postif yang sampai ke masyarakat. Lulusan SMAKPA bisa dibilang anti nganggur karena memiliki kompetensi yang sangat dibutuhkan DU/DI, ” ujarnya.

Perlu diketahui, SMAKPA pada tahun pelajaran (TP) 2022-2023 kedepan, sudah menerapkan Dual System. Persentase belajar siswa 50 persen belajar di sekolah dan 50 persen di industri. Nantinya diatur untuk siswa, kapan harus di industri dan kapan di sekolah.

“Pada semester V (atau semester I kelas 12) awal mereka terjun ke industri (enam bulan) lalu kembali ke sekolah, melanjutkan kurikulum berikutnya. Kemudian di semester VII mereka menyambung lagi ke industri sampai mereka tamat, dan betul-betul siap ke industri,” papar Nasir.

Nasir menambahkan, Dual System merupakan sistem pendidikan vokasi industri yang diterapkan di negara – negara maju seperti Jerman.

“Dari kelas Dual System pilot project SMAKPA saat ini kelihatan hasilnya, sebelum siswa tamat sudah ada perusahaan datang neminang, ” imbuhnya. (d)

Berita Terkait

Leave a Reply