
PAINAN – Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Rusma Yul Anwar bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat (Sumbar) Inspektur Jenderal (Irjen) Pol. Teddy Minahasa Putra meninjau vaksinasi massal Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Carocok Tarusan, Sabtu (2/10). Vaksinasi massal tersebut digelar Polres setempat dengan target seribu orang.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Teddy Minahasa Putra mengingatkan, pemerintah dan seluruh pihak agar lebih proaktif melakukan sosialisasi dan memobilisasi massa untuk ikut vaksinasi.
“Saat ini masyarakat yang diberi sosialisasi dan didorong untuk ikut vaksinasi baru mereka yang tinggal di perkotaan, sementara masyarakat desa dan yang berada di pinggiran masih terabaikan,” kata Teddy.
Untuk mendorong pemerataan sasaran vaksinasi, lanjutnya, seluruh Mapolsek diinstruksikan untuk menggelar vaksinasi di wilayah kerja masing-masing.
“Mulai pekan depan seluruh Mapolsek harus menggelar vaksinasi,” sebutnya.
Dia berharap, seluruh pihak terutama pemerintah kecamatan dan Koramil ikut melakukan hal yang sama bahu membahu agar percepatan dan pemerataan vaksinasi dapat terwujud dalam rangka membentuk kekebalan tubuh masyarakat menghadapi pandemi Covid-19.
Lebih lanjut Teddy mengajak semua pihak untuk bergotong royong melawan Covid-19 dengan mensukseskan vaksinasi bagi seluruh masyarakat.
“Mari bersatu padu, hilangkan ego sektoral, bersama melawan Covid-19 dengan mensukseskan vaksinasi,” katanya.
Bupati Pessel Rusma Yul Anwar menambahkan, saat ini percepatan pemberian vaksinasi terus dipacu. Berbagai kebijakan dikeluarkan untuk mengakselerasi percepatan vaksinasi.
Upaya tersebut juga menyasar pelajar SMP dan SMA/SMK. Vaksinasi dijadikan sebagai syarat untuk kembali belajar tatap muka.
Seluruh ASN, lanjutnya, pegawai honorer, perangkat pemerintahan nagari serta Badan Musyawarah Nagari juga diwajibkan mendapatkan vaksinasi. Penerima manfaat bantuan sosial seperti PKH dan bantuan lainnya juga wajib divaksinasi.
“Bagi yang belum vaksinasi, bantuan sosialnya dapat ditunda untuk sementara waktu” katanya.
Rusma Yul Anwar menyebutkan, kendala yang dihadapi terutama sekali disebabkan Pessel memiliki wilayah yang luas dengan jumlah penduduk yang banyak. Selain itu, masih ada segelintir masyarakat yang belum memahami pentingnya vaksinasi dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Meskipun demikian kami tetap optimis target vaksinasi dapat dicapai,” sebutnya. (Zal)






