PADANG – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (GTPP Covid-19) Provinsi Sumatera Barat mencatat 22 tambahan kasus baru positif Covid-19, Jumat (15/5/2020). Dengan demikian, total warga Sumbar terinfeksi naik menjadi 393 orang.
Juru Bicara GTPP Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal menyebutkan, 19 orang merupakan warga Kota Padang. Kemudian 2 orang dari Bukittinggi dan satu orang dari Padangpanjang.
“Hari ini terjadi penambahan warga terinfeksi covid-19 sebanyak 22 orang. Yaitu dari Padang 19 orang, Bukittinggi 2 orang dan Padangpanjang 1 orang,” kata Jasman.
Penambahan dari Kota Padang didominasi klaster Pasar Raya. Sementara dari Kota Bukittinggi adalah karyawan hotel dan tenaga lesehatan. Sedangkan dari Padangpanjang adalah personil Satuan Polisi Pamong Praja.
Berikut rinciannya, seperti disampaikan Jasman melalui keterangan tertulisnya:
I. KOTA PADANG:
- Laki – laki usia 52 th, warga Lubuk Buaya, pekerjaan pedagang. Terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 13 th, warga Balai Gadang, status pelajar. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 39 th, warga Bandar Buat, tenaga kesehatan. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki usia 25 th, warga Lubuak Minturun, anggota Polri. Diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 46 th, warga Dadok Tunggul Hitam, pedagang. Terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 54 th, warga Padang Pasir, pedagang. Terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 51 th, warga Kalumbuak, pedagang. Terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 60 th, warga Pagambiran, pedagang. Terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 50 th, warga Korong Gadang, pedagang. Terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 19 th, warga Flamboyan, karyawan toko di Pasar Raya Padang. Terinfeksi di Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 59 th, warga Flamboyan, pedagang. Terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 52 th, warga Flamboyan, pedagang. Terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 20 th, warga Flamboyan, karyawan toko. Terinfeksi karena sebagai karyawan toko di Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 49 th, warga Tanah Sirah, pedagang. Terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 54 th, warga Banuaran, pedagang. Terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 27 th, warga Pauah, tenaga kesehatan. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Perempuan 49 th, warga Ulak Karang, status IRT. Diduga terpapar dari adik kandung yang berdagang di Pasar Raya Padang. Penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 57 th, warga Alai Parak Kopi, pedagang. Terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
-
Laki – laki 25 th, warga Veteran, pedagang. Terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, penanganan isolasi mandiri sementara.
Kemudian, 2 orang berasal dari Kota Bukittinggi. Yaitu laki – laki 28 th, warga Kabun Pulasan, karyawan hotel. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
Pasien kedua adalah laki – laki 58 th, warga Tangah Jua, tenaga kesehatan. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
Satu dari Kota Padangpanjang adalah perempuan 24 tahun. Warga Kampung Manggis, bekerja sebagai anggota Satpol PP. Terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
Jasman juga menyampaikan ada dua tambahan pasien sembuh hari ini. Yaitu laki – laki 30 tahun warga Pauah Kota Padang. Pekerjaan pegawai BUMN, pasien RS Unand.
Pasisen sembuh kedua, laki – laki 60 th, warga Padang Trok Kabupaten Agam. Pekerjaan sopir angkot, pasien RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.
“Dengan demikian total yang telah dinyatakan positif terinfeksi covid-19 di Provinsi Sumatera Barat sampai hari ini adalah 393 orang. Dengan rincian 136 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri 80 orang, Bapelkes 16 orang dan di BPSDM 52 orang, meninggal dunia 21 orang dan sembuh 88 orang,” tandasnya.
Febry





