
SAWAHLUNTO – Sambil menggelar operasi ketupat dan dalam rangka mengawal pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Kepolisian Resor (Polres) Sawahlunto juga membagikan pabukoan (takjil) kepada pengguna jalan.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sawahlunto Iptu Dani Salman menyebutkan, operasi ketupat tahun ini dilaksanakan lebih awal, mengiringi pemberlakuan PSBB. Operasi ketupat digelar untuk mensosialisasikan peraturan lalu lintas kepada pengguna jalan agar lebih taat dan tertib berkendara di jalan raya.
“Sambil mensosialisasikan aturan dan meningkatkan kedisiplinan berlalulintas, juga disosialisasikan untuk mengenakan masker. Dalam sosialisasi, petugas juga membagikan takjil,” katanya, Jumat (1/5/2020).
Dia menerangkan, kegiatan akan terus dilakukan, tersebar di beberapa titik dalam wilayah hukum Polres kota Sawahlunto selama operasi ketupat digelar.
“ Kita berharap, dengan berbagai metode yang dilakukan dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas serta meningkatkan kesadaran mematuhi aturan PSBB,” ujarnya.
Berkaitan dengan Operasi Ketupat tahun 2020, Kapolres Sawahlunto AKBP Junaidi Nur mengatakan dilakukan secara serentak dari tanggal 24 April 2020 sampai 31 Mei 2020.
Fokus operasi ketupat kali ini adalah dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait pelarangan mudik guna mencegah penyebaran wabah Covid-19. Sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman.*
Reporter : Tumpak
Editor : Febry





