
PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memusatkan kegiatan Hari Disabilitas Internasional di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol Padang, Selasa (3/12/2019). Kegiatan ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Padang menghadirkan kemeriahan penampilan para disabel.
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengaku terpukau dengan penampilan seni dari penyandang disabilitas. Menurut Irwan, mereka memiliki kelebihan dan kemampuan yang tidak dimiliki orang normal pada umumnya.
“Untuk itu saya minta kepada seluruh stakeholder agar terus meningkatkan kepedulian. Berikan hak penyandang disabilitas dengan layak, ” kata gubernur yang sering disebut dengan inisial IP itu.
Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Pemko Padang ingin mengubah mindset sebagian orang bahwa disabilitas bukan objek pembangunan tetapi subjek pembangunan.
“Mereka bagian dari keragaman masyarakat dengan kemampuan berbeda,” ujarnya.
Sesuai UN No 3 Tahun 2015 pemenuhan hak disabilitas, Padang kota pertama di Sumbar yang mengatur peraturan ini.
Selain itu Wali kota Padang ini menyebutkan bahwa ada kawasan ramah disabilitas yakninya Jalan Permindo dan Jalan Khatib Sulaiman. Tak hanya itu, disabilitas juga diberi Pelatihan di luar Sumbar, Medan, Cibinong dan Bogor. Serta bantuan kursi roda dan kaki palsu
Kepala Dinas Sosial Kota Padang Alfiadi, mengatakan peringatan Hari Disabilitas Internasional bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang disabilitas. Peringatannya dilakukan dengan melibatkan semua stakeholder dengan menunjukkan partisipasi dan kepedulian.(der)





