Ny. Harneli Mahyeldi Launching Posyandu Disabilitas, Inovasi Puskesmas Alai
  • Home
  • Berita
  • Ny. Harneli Mahyeldi Launching Posyandu Disabilitas, Inovasi Puskesmas Alai

Ny. Harneli Mahyeldi Launching Posyandu Disabilitas, Inovasi Puskesmas Alai

PADANG – Selama ini mungkin belum terdengar ada Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) khusus disabilitas di Provinsi Sumatera Barat. Baru hanya drg. Yenni, Pimpinan Puskesmas Alai, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang yang menggagas Posyandu Disabilitas tersebut.

Ny. Hj. Harneli Mahyeldi berkesempatan meluncurkan Posyandu Disabilitas tersebut, Sabtu (30/11/2019). Posko pelayanannya dipusatkan di YPAC Alai Parak Kopi untuk setiap pekannya.

Ny. Harneli yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang menilai inovasi Posyandu Disabilitas adalah langkah tepat dalam pemenuhan hak anak. Sebab anak-anak disabilitas berhak mendapatkan pelayanan kesehatan, bahkan seharusnya mereka kebih istimewa lagi.

“Mereka anak-anak istimewa, sepatutnya mereka mendapatkan pelayanan istimewa, termasuk di bidang kesehatan, ” ujar Harneli.

Ia berharap, dengan adanya posyandu anak disabilitas dan berkebutuhan khusus akan membuat anak-anak tersebut lebih sehat. Pada gilirannya nanti mereka akan lebih mudah menyerap pendidikan, pembinaan dan pengasuhan yang diberikan.

“Anak-anak istimewa ini akan lebih terjaga kesehatannya dengan adanya pelayanan kesehatan dari Puskesmas melalui posyandu. Harapan kita nantinya mereka mendapatkan ruang untuk mengembangkan diri,” tukasnya.

Senada dengan itu Refniati dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat mengapresiasi inovasi Posyandu Disabilitas tersebut. Hal ini juga akan direkomendasikan untuk daerah lain di Sumbar supaya melakukan inovasi yang sama.

“Ini patut ditiru daerah lain. Kami akan rekomendasikan, ” sebutnya.

Sementara drg. Yenni mengatakan, gagasan pembentukan posyandu khusus itu muncul dari kenyataan. Fakta dan data menunjukkan tidak banyak orang tua yang memiliki anak difabel dan berkebutuhan khusus lainnya yang memeriksakan kesehatan anak mereka ke Puskesmas.

“Padahal bukan tidak ada anak disabilitas , melainkan karena adanya rasa malu dalam diri orang tua. Padahal itu bukan solusi yang baik. Makanya kami coba jemput bola, ” kata Yenni.

Pada launching Posyandu Disabilitas Puskesmas Alai itu, dihadiri Lurah Alai Parak Kopi Agustinus dan para kader kelurahan Alai Parak Kopi dan Kelurahan Gunung Pangilun. Kedua kelurahan merupakan wilayah kerja Puskesmas Alai. (der)

Berita Terkait

Leave a Reply