
Padangmedia.com – Partai Politik (Parpol) pengusung Pilkada Wali Kota –
Wakil Wali Kota Sawahlunto 2018 lalu, yakni Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan PDI Perjuangan Sawahlunto kini bergabung menjadi satu fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto.
Masing-masing partai tersebut menduduki 2 (dua) kursi.
Pada Pilkada 2018 lalu, Partai Golkar bersama PKPI dan PKS mengusung
Ali Yusuf – Ismed, PDI Perjuangan dengan Demokrat mengusung Fauzi
Hasan – Dasrial Ery sedangkan PAN dengan PPP dan Nasdem mengusung Deri Asta – Zohirin Sayuti.
Ali Yusuf – Ismed, PDI Perjuangan dengan Demokrat mengusung Fauzi
Hasan – Dasrial Ery sedangkan PAN dengan PPP dan Nasdem mengusung Deri Asta – Zohirin Sayuti.
Bergabungnya ketiga parpol ini dibenarkan Bendahara DPD PAN Kota
Sawahlunto Epy Kusnadi.
Sawahlunto Epy Kusnadi.
“Ketiga parpol yang memiliki enam kursi ini sudah melakukan pertemuan lintas pimpinan parpol dan sepakat bergabung
menjadi satu fraksi,” kata Epy Kamis (29/8).
menjadi satu fraksi,” kata Epy Kamis (29/8).
Hal senada juga disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sawahlunto, Dasrial Ery mengungkapkan, partainya bergabung dengan PAN dan Golkar dalam satu fraksi, bertujuan untuk mendukung program pemerintah serta bersinergi dengan pemerintah pusat.
“Kita sangat ingin kesejahteraan masyarakat dapat terus ditingkatkan.
Untuk itu, kami di daerah akan berusaha untuk melobi di segala tingkatan, agar anggaran pembangunan untuk Kota Sawahlunto bisa bertambah,” ujar pria yang terpilih untuk ketiga kalinya menjadi wakil rakyat itu. (Tumpak)
Untuk itu, kami di daerah akan berusaha untuk melobi di segala tingkatan, agar anggaran pembangunan untuk Kota Sawahlunto bisa bertambah,” ujar pria yang terpilih untuk ketiga kalinya menjadi wakil rakyat itu. (Tumpak)






