
Pagi ini (Rabu, 21/08/2019), Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menerima beberapa mahasiswa asal Papua di kediaman. Dirinya diminta menjadi pembicara dalam seminar bertema kebangsaan yang akan mereka gelar.
Selain menyampaikan maksud mengundang Walikota Padang, empat orang mahasiswa Papua yang menghadap itu juga menyampaikan pandangannya tentang kebangsaan. Bagi mereka Indonesia adalah negara kesatuan yang terdiri dari berbagai suku bangsa. Semua sudah berkomitmen bernaung di bawah merah putih, Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Mahyeldi menyambut hangat keempat anak muda asal Papua tersebut. Dia akan memenuhi undangan seminar itu dengan senang hati.
“Alhamdulillah, pagi ini saya menerima kunjungan mahasiswa Papua yang berkuliah di Kota Padang. Mereka meminta saya untuk menjadi pembicara dalam seminar kebangsaan yang akan mereka angkatkan,” kata Mahyeldi.
Menurut Mahyeldi, seminar dengan tema kebangsaan itu bagus untuk membangkitkan lagi rasa nasionalisme anak bangsa. “Karena rasa nasionalisme itulah kita bersatu dan terbentuknya negara kesatuan yang berdaulat,” ulasnya.
Ia menekankan, Padang dan Papua adalah Indonesia. Tidak boleh ada perpecahan karena kesukuan dan agama karena hal itu akan melemahkan negara Indonesia.
“Padang itu Indonesia, Papua itu Indonesia. Dan kita sama, kita Indonesia,” tukas Mahyeldi.(der)






