Pengerjaan Hampir Rampung, Tugu Mungkuih Jadi Ikon Ranah Pesisir
  • Home
  • Berita
  • Pengerjaan Hampir Rampung, Tugu Mungkuih Jadi Ikon Ranah Pesisir

Pengerjaan Hampir Rampung, Tugu Mungkuih Jadi Ikon Ranah Pesisir

PESSEL – Sebuah tugu dengan ikon Ikan Mungkuih akan berdiri megah di Balaiselasa Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan. Saat ini, tahap pembangunannya sudah hampir rampung, tinggal finishing pemilihan warna cat yang lebih terang.

Rizal MS (54), tokoh masyarakat setempat sekaligus penggagas ide Tugu Mungkuih tersebut mengatakan, ide membuat Tugu Ikan Mungkuih itu sudah muncul sejak lama. Namun baru direalisasikan oleh pemerintah kecamatan setempat pada April 2017 lalu.

“Saat ini pengerjaannya sudah hampir rampung, sudah sekitar 90 persen. Nanti ada sedikit perbaikan warna cat yang lebih terang. Kalau lampu sudah siap, tinggal mengalirkan listrik saja,” katanya, Sabtu (29/12).

Ikan Mungkuih merupakan sejenis ikan air tawar yang banyak hidup di sungai-sungai berair jernih. Kecamatan Ranah Pesisir, khususnya Nagari Pelangai Gadang, Lubuak Cubadak, dan sekitarnya sejak dulu suka mencari Ikan Mungkuih sehingga daerah ini terkenal sebagai penghasil ikan yang diperkirakan dari jenis Sicyopterus Stimpsoni tersebut.

“Jadi, sangat tepat rasanya Kecamatan Ranah Pesisir memiliki sebuah tugu yang melambangkan ciri khas daerah,” ujar Rizal MS, yang juga seniman seni lukis alumni SMSR 1984 Padang ini.

Menurutnya, Tugu Mungkuih memiliki empat sisi. Masing-masing sisi diukir antara lain dengan logo Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, filsafat tentang keberadaan Nagari Pelangai, filsafat tentang keberadaan Nagari Sungai Tunu yang masuk dalam topografi Nagari Pelangai dan nama-nama pahlawan yang pernah berjasa di Kecamatan Ranah Pesisir.

“Ada lima nama pahlawan yang dituliskan pada tugu tersebut, yakni Sae Ahmad, Supin Yatim, Hamid Bai, M.Talip, dan Syofian Yatim. Penetapan nama pahlawan ini, sebelumnya sudah ada kesepakatan antara tokoh masyarakat, ninik mamak, KAN, dan pemerintah kecamatan, karena dinilai telah berjasa kepada daerahnya,” ucapnya.

Tugu Ikan Mungkuih dibangun di pertigaan jalan di depan kantor Camat Ranah Pesisir di Balaiselasa. Menurut Rizal, tugu Ikan Mungkuih dibangun tidak sekedar sebagai hiasan namun menjadi “simbol” yang secara tidak langsung membawa pesan eksistensi daerah.

Ia menambahkan, bentuk atau desain sebuah tugu tak selalu berbentuk seperti tiang atau menara yang menjulang tinggi. Namun, ada juga bentuk tugu yang simpel dan punya tampilan yang lebih besar dan lebar serta menarik.

“Bentuk bangunan Tugu Ikan Mungkuih juga disesuaikan dengan filosofi nagari. Pada lantai dasar dibangun melingkar sesuai pepatah minang adat Salingka Nagari dan pada posisi tiang dibangun segi empat yang merupakan simbol nagari,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Ranah Pesisir, Zul Arzil mengatakan, pihaknya sangat merespon positif pembangunan tugu ikan Mungkuih di Balaiselasa. Tugu tersebut rencananya akan diresmikan pada Januari 2019 mendatang. (rio/f)

Berita Terkait

Leave a Reply