
PADANG – Sasaran pengembangan koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ke depan adalah meningkatnya kontribusi dalam perekonomian. Hal itu ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan pendapatan, meningkatnya daya saing dan tumbuhnya usaha baru yang produktif sekaligus inovatif.
“Ke depan koperasi diharapkan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian dengan terwadahinya pelaku UMKM dan mendapatkan penguatan sehingga memiliki daya saing,” kata Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah di sela olah raga bersama pelaku UMKM dalam rangka memberi peringatan Hari Koperasi ke-71 di lapangan parkir GOR H. Agus Salim, Sabtu (11/8/2018).
Menurut Mahyeldi, meningkatnya daya saing koperasi dan UMKM akan mampu tumbuh menjadi usaha berkelanjutan dengan skala yang lebih besar.
“Untuk itu, disamping peningkatan kualitas SDM, diperlukan peningkatan akses pembiayaan dan perluasan skema pembiayaan, peningkatan nilai tambah produk dan jangkauan pemasaran, penguatan kelembagaan usaha, serta kemudahan, kepastian, dan perlindungan usaha”, jelas Mahyeldi.
Walikota menambahkan, saat ini perkembangan koperasi di Kota Padang cukup menggembirakan. Dibuktikan dengan perolehan penghargaan nasional hampir setiap tahun.
“Alhamdulillah, perkembangan koperasi kita cukup baik. Terbukti, setiap tahun kita mendapat penghargaan,” sebutnya.
Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Yunisman mengatakan, kegiatan olah raga bersama pelaku koperasi dan UMKM masih dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-71 yang jatuh pada 11 Juli.
“Melalui kegiatan yang bertabur ‘doorprise’ ini terjalin kebersamaan, sehingga menumbuhkan motivasi dalam pengembangan koperasi dan UMKM beserta seluruh stakeholders,” kata Yunisman.
Pelaku UMKM dari Kelurahan Gunung Pangilun turut berpartisipasi meramaikan acara ini dengan membuka stand di lokasi. Terlihat di stand itu memajang hasil-hasil kerjinan berupa tas, dompet dan vas bunga berbahan acrylic. Selain itu, produk kue kering hasil olahan kelompok UMKM dari kelurahan tersebut.
Pendamping UMKM Gunung Pangilun Widya Gustina menuturkan, produk yang ditampilkan merupakan hasil dari kelompok binaan Dinas Koperasi dan UMKM. Sebelumnya kelompok ini telah mendapatkan pelatihan keterampilan beberapa kali. Selain mendapatkan keahlian merangkai acylic dan menjahit, kelompok UMKM itu juga mendapatkan penguatan modal serta pemasarannya banyak difasilitasi Lurah Gunung Pangilun Andi Amir melalui ekspos media sosial dan media mainstream lainnya serta pemasaran pada pameran-pameran dan bazaar.
“Kelompok UMKM Gunung Pangilun sudah mendapatkan beberapa kali pelatihan. Pemasaran hasil produk banyak dibantu kelurahan dan dinas,” sebutnya.(der)






