
MENTAWAI – Untuk mewaspadai teror bom yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, Polres Kepulauan Mentawai menempatkan personel di setiap titik jalur dalam pengawasan dan pengamanan.
Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Hendri Yahya menyebutkan dengan terjadinya peristiwa tersebut bisa memicu terjadinya rasa tidak aman masyarakat.
“Mari kita perkuat persatuan dan kesatuan dalam keberagaman di mentawai jangan sampai kita di adu domba untuk memecah bela Negara Republik Indonesia (NKRI) khususnya di kepulauan mentawai,” ucap Hendri Yahya Kamis (17/5).
Dikatakan, hari ini beberapa upaya yang telah dilakukan, diantaranya melaksanakan temu ramah dengan beberapa perwakilan da’i dari Yayasan Muslim Peduli Mentawai yang akan disebar ke perkampungan-perkampungan di Mentawai.
Selain itu, mengingatkan para da’i agar dalam menyampaikan dakwah jangan sampai melenceng dari ajaran Islam dan harus sesuai dengan Al-Quran dan Hadist.
“Selain itu juga dilaksanakan rapat lintas agama Forkopimda dengan tokoh agama yang difasilitasi oleh pemerintah kabupaten kepulauan mentawai,” ujarnya.
Ia mengatakan, bahwa Polres Kepulauan Mentawai telah meningkatkan pengawasan. Di mana personil telah di tempatkan setiap jalur-jalur yang menuju kabupaten Mentawai, seperti Pelabuhan Bungus, Pelabuhan Teluk Bayur, Pelabuhan Muara Padang.
Selain itu juga meningkatkan patroli perairan dengan sasaran kapal asing dan kapal nelayan yang masuk ke perairan Kepulauan Mentawai.






