
AGAM – Musibah kebakaran nyaris menghanguskan rumah milik Rumianti (42), warga Banda Baru, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Kamis (3/8) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Beruntung, petugas Damkar yang cepat sampai ke lokasi langsung memadamkan api, sehingga api tidak membesar dan tidak menjalar ke bagian rumah.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam, Yunaidi mengatakan, salah satu pemicunya ialah konsleting listrik. Konsleting disebabkan sambungan celokan yang terlalu banyak sehingga kabel menjadi lembek dan hangus.
“Dua unit armada damkar langsung kita kerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api yang sudah sempat membesar,” katanya kepada padangmedia.com di Lubuk Basung.
Yunaidi menambahkan, agar penanganan kejadian kebakaran bisa lebih cepat, pihaknya mengimbau masyarakat untuk bisa bersinergi dengan petugas bila terjadi kebakaran. Ini karena selama ini, ketika kejadian kebakaran, salah satu yang menghambat penanganan adalah warga yang berkerumun di dekat lokasi kebakaran untuk menonton. Termasuk juga adanya gapura dan portal yang menghambat masuknya mobilnya Damkar.
“Kebakaran jangan jadi tontonan. Yang jelas, ketika terjadi kebakaran di lokasi padat penduduk, kami melakukan blocking agar tidak merambat ke lokasi sekitar,” pungkasnya. (fajar)






