
AGAM – Dalam upaya mempercepat usaha tani agar target produksi padi 450.150 ton tercapai pada tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Agam bakal membentuk brigade alat mesin pertanian (Alsintan).
Kepala Dinas Pertanian Agam, Afdhal mengatakan, pembentukan brigade Alsintan bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada kelompok tani untuk mempercepat melaksanakan usaha tani. Brigade berasal dari staf Bidang Prasarana Sarana Pertanian dan Penyuluhan Dinas Pertanian Agam.
Pihaknya saat ini sedang menyusun personel. Pembentukan brigade Alsintan dinilai sangat strategis dalam mencapai target yang hendak dicapai.
“Dasar pembentukan brigade Alsintan ini dalam rangka kedaulatan pangan dengan maksud dari rakyat untuk rakyat,” katanya saat ditemui padangmedia.com, Kamis (27/7).
Dalam pelaksanaan dan mencapai sasaran, Pemkab Agam menyiapkan bantuan dari Kementerian Pertanian, antara lain, mesin pemanen padi sebanyak satu unit, alat penanam padi sebanyak dua unit dan alat penyemprot hama padi sebanyak dua unit, serta 50 unit hand tractor dan dana dekosentrasi Provinsi Sumbar.
Ia menjelaskan, penggunaan peralatan oleh petani tidak dipungut biaya dan hanya mengeluarkan biaya untuk membawa alat dari dinas ke lokasi. Alat tersebut akan dipinjamkan kepada petani dengan syarat mereka mengajukan pemohonan ke dinas.
“Brigade Alsintan akan bekerjasama dengan petani menggunakan sarana dan prasara yang ada. Peralatan yang dipakai natinya akan dikembalikan lagi ke dinas setelah selesai. Dengan beragam inovasi ini, luas tanam, luas panen dan produksi padi bisa terus meningkat,” jelasnya.






