UGM dan New Zealand Apresiasi Agam dalam Pengurangan Risiko Bencana
  • Home
  • Agam
  • UGM dan New Zealand Apresiasi Agam dalam Pengurangan Risiko Bencana

UGM dan New Zealand Apresiasi Agam dalam Pengurangan Risiko Bencana

BPBD Agam
UGM dan pemerintah New Zealand memberikan apresiasi langkah pengurangan risiko benana Pemkab Agam. (fajar)

AGAM – Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institute of Geological and Nuclear Science (IGNS) bersama Pemerintah New Zealand mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Agam dalam pengurangan risiko bencana.

“Agam layak menjadi salah satu percontohan karena unggul dalam merancang program penanganan bencana daerah,”Kata Ketua Tim Pelaksana Strengthened Indonesian Resilience Reducing Risk From Disasters (StIRRRD), Teuku Faisal Fathani saat melakukan kunjungan di Kantor Camat Tanjung Mutiara, Rabu (12/7).

Salah satunya, melalui slogan Agam Tangguh Bersama yang dibangun melalui hubungan kerjasama dengan seluruh stakeholder terkait. Seperti, pembentukan program KSB, pemberdayaan seluruh OPD, BUMD/BUMS dan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat lainnya.

Ia mengatakan, dalam kerja sama yang didukung oleh Kementerian Perdagangan Luar Negeri Selandia Baru itu, Agam memiliki keunggulan karena seluruh lini terlibat dalam pengurangan risiko bencana.

“Dari 10 daerah yang menjalin kerjasama ini, Agam salah satu yang menonjol,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam Bambang Warsito mengatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti intruksi Bupati Agam terkait pengurangan risiko bencana. Karena, pengurangan risiko bencana menjadi salah satu program utama pemerintah daerah.

“Sesuai instruksi bupati, pengurangan risiko bencana harus melibatkan semua pihak. Ini sudah dilakukan dengan menjalin koordinasi, komunikasi bersama OPD, swasta, perbankan, perusahaan dan lainnya,”ungkapnya.

Ia menambahkan, salah satunya adalah melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kelompok Siaga Bencana (KSB) di setiap kecamatan. Tujuannya, agar mereka tahu apa seharusnya yang dilakukan apabila terjadi bencana.

Kemudian, menginstruksikan seluruh SOPD untuk mendukung penuh program kebencanaan. Seperti Dinas Pekerjaan Umum diminta siap membantu apabila ada infrastuktur fisik yang rusak akibat bencana.

Dalam kunjungan ke Agam kali ini, GNS New Zealand bersama UGM mengapresiasi program penanganan bencana daerah yang dibuat oleh Pemkab Agam melalui BPBD. Khusus di bidang komunikasi dan koordinasi Agam, lebih cepat dan tanggap dari daerah lainnya. (fajar)

Berita Terkait

Leave a Reply