
PADANG – Memasuki bulan suci Ramadhan, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kantibmas) menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Padang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hal itu untuk menjamin keamanan dalam pelaksanaan ibadah dan penyelenggaraan Pesantren Ramadhan.
Termasuk di Kecamatan Nanggalo, masalah kamtibmas dibahas khusus dalam rapat koordinasi yang dihadiri semua unsur di aula kantor camat setempat, Kamis (18/5).
“Kondisi kantibmas memasuki bulan suci ramadhan memang mendapat perhatian Pemko Padang. Terlebih tahun ini tetap melaksanakan Pesantren Ramadhan yang dipusatkan di masjid dan sekolah,” kata Camat Nanggalo Teddy Antonius.
Menurutnya, kerawanan kamtibmas justru dikhawatirkan di kalangan remaja karena pesantren ramadhan tahun ini diikuti SD dan SMP, sedangkan tingkat SMA melaksanakan di sekolah masing-masing.
“Perlu antisipasi saat mereka bubar mengikuti pesantren ramadhan di sekolah. Dikhawatirkan berkumpul di tempat-tempat tertentu dan terpancing ikut tawuran,” sebut Teddy.
Selain itu, Teddy juga meminta warga melalui tokoh masyarakat yang hadir untuk mewaspadai jajanan “pabukoan” yang mengandung bahan berbahaya. Pasalnya, di bulan puasa banyak dijual aneka makanan yang keamanannya belum tentu terjamin.
“Waspadai juga jajanan pabukoan yang mengandung bahan berbahaya,” ujar Teddy.
Sementara itu, Kapolsek Nanggalo AKP Gusdi, SH menyebutkan, saat ini kepolisian sedang melaksanakan dua operasi, yakni Operasi Patuh dan Bina Waspada. Operasi patuh adalah untuk ketertiban dalam lalu lintas dan Operasi Bina Waspada untuk mengantisipasi munculnya radikalisme dan intoleran.
“Kedua operasi ini dilaksanakan mengacu pada UU Kepolisian Republik Indonesia,” katanya. (der)






