SAWAHLUNTO – Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa barat, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sumbar memastikan hanya akan mengikuti nomor pacuan. Hal itu sesuai hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II Pordasi Sumbar yang dihadiri oleh Pengurus Pordasi Sumbar serta Pengcab se-Sumbar di Hotel Nikita Garegeh Bukittinggi beberapa hari lalu.
Menurut Ketua Pengprov Pordasi Sumbar, Drs.H.Azmi Syahbuddin Apt, Rakerda membahas tentang evaluasi pelaksanaan pacu kuda tahun 2014-2015 serta kendala gelanggang yang mayoritas milik Nagari (KAN) yang tentu ada kontribusi keuntungan setiap pacu, namun jika gelanggang dan kandang kuda rusak menjadi tanggung jawab Pemda. Rakerda juga membahas Kalender Pacu Kuda Tahun 2015-2016.
Dikatakan Azmi, selama tahun 2014-2015, Sumbar telah melaksanakan 8 kali pacu kuda di semua gelanggang se-Sumatera Barat. Yakni, di Pariaman, Tanah Datar, Sawahlunto, Bukittinggi/Agam, Payakumbuh/50 Kota, Padang Panjang, Solok dan Khusus Lebaran Cup di Gelanggang Payakumbuh/50 Kota. Padahal sebelumnya, beberapa tahun gelanggang di tiga daerah tidak melakukan pacu kuda seperti di Pariaman, Padangpanjang dan Solok. Untuk itu, ia
mengucapkan terimakasih kepada Pemda dan aparat keamanan yang telah membantu secara moril dan materil.
Selain itu, Porprov Pordasi Sumbar telah melaksanakan Minang Derby VI pada 3 Mei 2015 di Pulo Mas Jakarta. Juga Pengprov Pordasi Sumbar ikut pada Kejuaraan Nasional Indonesian Derby 2015 Seri I pada tanggal 16 Agustus 2015 di Pulo Mas Jakarta. Dari 14 ekor kuda utusan Pordasi Sumbar, 6 ekor di antaranya masuk final. Di antaranya Kuda Princes of Kandih milik Ir.Amran Nur, Bahana Agogo milik H.Suarlis Rambuti, Nara Asmara milik Ir Faisal R, Sibungo Taeh milik Derian Dennisa Azmi, Zuka Amura milik Drs H Sudirman Bur, Putri Madu Ireng milik H Aidil Azwar, Ratu Kandi milik H Asrijal SE, Citra Simpati milik H Errizal Ahmad SE, Ambun Marapi milik H Aidil Azwar, Dara Perpeta milik H Errizal Ahmad SE, Sulamani milik Robby Rismen, Tolas milik H Suarlis Rambuti, Gamang milik H Aidil Azwar dan Katahati milik Armen Arief.
Enam ekor yang masuk final adalah Kuda Bahana Agogo, Nara Asmara, Sibungo Taeh, Ratu Kandih, Citra Simpati dan Kuda Katahati . Dilengkapi oleh Pimpinan Kontingen H Asrual SE dari 6 ekor kuda yang masuk final tersebut, dua di antaranya Kuda Ratu Kandih milik H Asrijal SE Juara II kelas Remaja dengan poin 8 dan Kuda Bahana Agogo milik H Suarlis Rambuti juara II kelas Pemula dengan point 7.
Azmi Syahbuddin menyebutkan, Sumbar berada di peringkat IV pada Kejuaraan Indonesia Derby 2015 Seri I di bawah Kontingen Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat peringkat I,II dan III. Sedangkan Kontingen DKI, Sulut, NTT, Sumut dan Riau belum mendapat point. Diharapkan pada Seri II pada tanggal 27 September 2015 di Salatiga Jateng, kontingen Perprov Pordasi Sumbar mampu menambah point lagi.
Pada Rakerda dengan Sekretaris Ir Amris dan Dewan Pengawas Drs Aldias Sastra MM itu, diputuskan beberapa persiapan kontingen (PON) XIX Jawa Barat. Forum mendaulat H Asrijal SE sebagai ketua kontingen daerah ini di ajang nasional itu. (tumpak)






