
PADANG-Pemerintah Kota Padang terus menggencarkan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis 3R (Reuse Reduce Recycle) guna meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan. Sosialisasi dilakukan sampai di tingkat RT dan RW di 104 kelurahan melalui Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda).
Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Pengembangan Komunikasi Lingkungan pada Bapedalda Kota Padang Emrizal mengatakan, pembinaan tentang pengelolaan sampah secara terus menerus dilakukan terhadap masyarakat, namun lebih diprioritaskan di kelurahan-kelurahan yang meminta untuk pembinaan.
“Bila warga melalui lurah yang meminta diberikan pembinaan, artinya warga tersebut memiliki perhatian untuk pengelolaan sampah dan lingkungan,” katanya di sela kegiatan sosialisasi terkait pengelolaan sampah berbasis 3R di Kelurahan Gunung Pangilun, Rabu (10/8).
Dia mengatakan, warga Kelurahan Gunung Pangilun merupakan contoh dari masyarakat yang memiliki perhatian terhadap lingkungan sehingga menginginkan pembinaan pengelolaan sampah. “Warga Gunung Pangilun termasuk masyarakat yang memperhatikan lingkungan dan menginginkan sampahnya terkelola dengan baik,” sebutnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, sampah selama ini dianggap barang yang pantas dibuang karena kotor dan berbau. Padahal di sisi lain sampah dapat diolah dan bernilai ekonomi. Dari sampah yang diolah dapat dihasilkan berbagai jenis bahan bermanfaat. Misalnya, pupuk komposter, bahan plastik dan kertas serta bahan untuk kerajinan dan kreatifitas lainnya.
Sementara itu, Lurah Gunung Pangilun Andi Amir mengatakan, keinginan untuk mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan sampah selain keinginan pihak kelurahan juga datang dari warga. Hal ini langsung disikapi dengan menggandeng Bapedalda Kota Padang untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah.
“Alhamdulillah, warga antusias mengikuti sosialisasi dan pembinaan ini karena memang mereka sudah mulai memiliki pemahaman bahwa sampah dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” katanya.
Dikatakan, pada kesempatan ini Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di Kelurahan Gunung Pangilun juga akan mengoperasikan bank sampah untuk menampung sampah-sampah dari jenis plastik, logam dan sebagainya.
“Dengan adanya bank sampah, diharapkan masyarakat tidak lagi membuang sembarangan sampah-sampah anorganik sejenis plastik dan logam, tetapi dipilah untuk dimasukkan di bank sampah,”imbuhnya.(der)






