AGAM – Muhammad Nur (88) warga Batu Mariyak, Jorong Batu Nanggai, Nagari Tanjung Sani, Agam, digegerkan penemuan mayat seorang pria paruh baya di sebuah kebun milik warga dengan kondisi membusuk, Senin (2/1) sekitar pukul 22.00 WIB.
Menurut keterangan keluarga, korban sudah menghilang dari rumah selama kurang lebih 12 hari lalu.
Kapolres Agam, AKBP Eko Budhi Purwono, melalui Paur Humas Polres Agam, Aiptu Yan Firzal, menjelaskan, mayat dengan kondisi membusuk tersebut, ditemukan pertama kali oleh suami dari cucu korban, Ari (40) bersama masyarakat lainnya.
“Awalnya malam itu, saksi mata bersama masyarakat lainnya mencari korban kearah belakang rumah korban (selatan). setelah lebih kurang 300 meter berjalan ke arah belakang rumah, mereka mendapati bau yang tak sedap. Setelah ditelusuri ternyata bau menyengat tersebut bersumber dari mayat kekek itu,” katanya kepada Padangmedia.com, di Mapolres Agam, Selasa (3/1).
Bedasarkan keterangan keluarga, korban menderita penyakit kaki gajah. Diduga korban meninggal akibat sakit yang dideritanya dan meninggal di kebun.
Atas permintaan pihak keluarga, mayat Muhammad Nur langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. (fajar)







