
Wagub Sumbar, Muslim Kasim di Kota Padangpanjang dalam sebuah kesempatan. (dok.padangmedia)
PADANGPANJANG – Pembangunan pasar Padang Panjang dengan APBD sebagaimana telah dianggarkan Pemko setempat dalam perubahan 2015, mendapat respon positif dari Pemprov Sumatera Barat.
“Terobosan yang dilakukan Walikota Hendri Arnis, ini merupakan solusi cerdas. Walikota telah berlaku fatonah. Dia telah mengambil keputusan yang tepat dalam suasana yang sempit,” kata Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim di Padang Panjang, Jum’at, (7/8).
Disebutkan, pembangunan pasar merupakan salah satu perwujudan kesejahteraan rakyat. Karena itu, kata Muslim Kasim, membangun pasar Padang Panjang yang representatif adalah suatu yang mutlak.
“Apalagi visi pemimpin Padang Panjang sekarang, adalah ingin mengwujudkan Padang Panjang yang Aman dan Sejahtera,” tambah Wagub.
Dalam APBD Perubahan, yang telah ketuk palu baru baru ini, Pemerintah Kota Padangpanjang mempersiapkan dana sebesar Rp 283 miliar untuk membiayai empat program “multy years raksasa” ukuran kota Serambi Mekah.
Diantaranya adalah pembangunan pasar Rp 120 miliar. Pembangunan Rumah Susun (Rusunawa) senilai Rp 26 miliar. Pembangunan Islamic Centre Rp 68 miliar. dan pembangunan Gelanggang Olahraga Bancahlaweh Rp 70 miliar. Pembangunan nya dilaksanakan sejak 2015 hingga 2017 mendatang.
Kehadiran Wagub Muslim Kasim di Padang Panjang menunaikan Shalat Juma’at di Masjid Jihad, Balai Balai. Usai sholat, Muslim Kasim yang didampingi Walikota Hendri Arnis, sempat menyampaikan ucapan permintaan maaf kepada masyarakat Padang Panjang, sehubungan berakhirnya masa jabatan gubernur dan wakil gubernur, 14 Agustus 2015.
“Masa jabatan saya segera akan berakhir. Saya minta maaf bila ada kesalahan atau sesuatu yang tidak berkenan dari masyarakat Padang Panjang,” katanya.
Permintaan maaf ini mendapat respon dari warga masyarakat setempat. Mereka bersalaman dengan Muslim Kasim yang sengaja berjalan dari masjid ke sebuah rumah makan, melewati pasar Padang Panjang, yang segera akan dibangun.






