SAWAHLUNTO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Sawahlunto membentuk dua Panitia Khusus (Pansus), untuk mendalami persoalan pada empat badan usaha milik daerah (BUMD). Salah satu BUMD tersebut adalah PT Lembu Betina Subur (LBS).
Anggota DPRD Kota Sawahlunto Deri Asta yang memimpin Pansus I menyatakan, Pansus dibentu guna menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Sawahlunto tahun 2015-2016.
“Melalui sidang paripurna internal, DPRD menetapkan membentuk dua pansus untuk menindaklanjuti LHP tersebut,” katanya, Rabu (11/1).
Dia menyebutkan Pansus I akan menangani PT LBS dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sedangkan Pansus II dipimpin Afdhal akan menanganiPT Bumi Sawahlunto Mandiri (BSM) dan PT Wahana Wisata Sawahlunto (WWS).
Pemerintah Kota Sawahlunto memiliki empat BUMD yaitu PT LBS, PT BSM, PDAM dan PT WWS. Empat perusahaan daerah tersebut saat ini tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah, juga tengah mengalami masalah dengan keuangan dan operasional. (tumpak)







