PADANG- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat peningkatan signifikan di pasar modal dari investor ber-Kartu Tanda Penduduk (KTP) Sumatera Barat. Penambahan investor membludak hingga hampir mencapai 100 persen.
Kepala Perwakilan BEI Sumatera Barat Early Saputra menyebutkan, akhir tahun 2025 jumlah investor Sumatera Barat baru mencapai 291.422 Single Investor Identification (SID) All.
“Dari Januari sampai September, jumlah investor ber-KTP Sumatera Barat sudah mencapai 581.256 SID All, terjadi penambahan sebanyak 289.834 SID All,” katanya, Jumat (23/10/2026).
Early menyebut, dengan penambahan investor tersebut, nilai transaksi pun naik signifikan. Ia memperkirakan dari Januari sampai September 2026 tercapai total transaksi senilai Rp23 hingga Rp24 triliun. Jauh meningkat disbanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan transaksi senilai Rp14,1 triliun.
“Rata-rata transaksi di atas Rp2 triliun perbulan dengan puncak transaksi sementara ini terjadi pada akhir tahun 2025 hingga Februari 2026 lalu,” ujarnya.
Early menyebut, peningkatan jumlah investor tersebut tidak lepas dari upaya bersama dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat. Bersama BEI banyak pihak yang terlibat dan berkepentingan terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat terutama dari kalangan generasi muda.
“Termasuk dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, perusahaan sekuritas, perguruan tinggi, sekolah, dan pihak-pihak terkait lainnya,” tandasnya. F






