PADANG PANJANG — Ulya Kireina Halim, siswi SMAN 2 Padang Panjang sukses menjalankan tugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).
Ulya tergabung dalam Pasukan 17 barisan keenam pada prosesi pengibaran Bendera Merah Putih. Ia menjadi salah satu putra-putri terbaik dari 38 provinsi yang mendapat kepercayaan bertugas dalam upacara kenegaraan tersebut.
Kehadiran Ulya sekaligus membawa nama Sumatera Barat dan Kota Padang Panjang di tingkat nasional. Siswi kelahiran Padang Panjang, 17 Oktober 2009 itu merupakan putri pasangan Bobby Halim dan Gustiya Khadrifa.
Untuk mencapai posisi tersebut, Ulya harus melewati sejumlah tahapan seleksi mulai dari tingkat Kota Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat hingga tingkat pusat. Setelah dinyatakan lolos, ia mengikuti rangkaian pembinaan dan pelatihan bersama anggota Paskibraka dari berbagai daerah di Indonesia.
Walikota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Ulya menjalankan tugas pada upacara kenegaraan tersebut. “Selamat kepada Ananda Ulya Kireina Halim yang telah menjalankan tugas dengan baik. Ini menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah dan Kota Padang Panjang. Apa yang diraih merupakan hasil kerja keras, disiplin dan dukungan banyak pihak,” ujar Hendri, Selasa (18/8).
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh Ulya selama mengikuti proses seleksi, pembinaan hingga menjalankan tugas di Istana Merdeka dapat menjadi modal penting untuk pengembangan diri dan prestasi di masa mendatang.
“Jadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran dan modal untuk terus berprestasi. Tetap rendah hati, terus belajar dan jadilah inspirasi bagi generasi muda lainnya di Padang Panjang,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kesbangpol Mihandrik mengatakan, Ulya bersama anggota Paskibraka Nasional lainnya masih mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan di Jakarta setelah pelaksanaan upacara.
“Setelah menuntaskan tugas di Istana, Ulya bersama rombongan masih mengikuti rangkaian kegiatan di Jakarta. Mereka dijadwalkan kembali ke Padang Panjang pada 22 Agustus dan akan dilepas oleh Menteri Sekretaris Negara,” ujarnya.
Mihandrik menambahkan, keberhasilan Ulya menjadi Paskibraka Tingkat Pusat tidak terlepas dari proses panjang yang dimulai dari seleksi, pembinaan hingga pelatihan bersama anggota Paskibraka dari seluruh Indonesia.
Bagi Kota Padang Panjang, capaian tersebut menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, berprestasi dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Keberhasilan Ulya juga menjadi bukti bahwa pelajar Padang Panjang mampu bersaing di tingkat nasional melalui kedisiplinan, kerja keras dan dedikasi. (de/*)







