Sensus Ekonomi Tentukan Arah Kemajuan

Sensus Ekonomi Tentukan Arah Kemajuan

DSC_0027

PADANG – Pada Mei 2016 mendatang, pemerintah akan melakukan Sensus Ekonomi. Sensus ini dipandang perlu bagi Pemerintah Kota Padang, terutama untuk melihat sejauh mana kemajuan ekonomi di ibukota Sumatera Barat ini setelah sempat diluluhlantakkan gempa dua kali, 2007 dan 2009 lalu.

Menurut Wakil Walikota Padang, Emzalmi, sensus ekonomi yang dilakukan 10 tahun sekali relevan dengan kondisi Kota Padang dalam melihat sejauhmana kota ini bangkit setelah terpuruk akibat gempa. Sensus ekonomi sebelumnya dilakukan pada tahun 2006 silam dalam rentang hingga sekarang sudah dua kali Kota Padang di hoyak gempa, yakni tahun 2007 dan 2009 lalu.

“Jika di lihat secara kasat mata pertumbuahan ekonomi di Kota Padang sudah cukup baik, namun, itu tidak cukup. Dengan adanya sensus ekonomi ini kita melihat seberapa besar kemajuan ekonomi Kota Padang, peluang apa saja yang selama ini berkembang,”kata Emzalmi usai membuka sosialisasi Sensus Ekonomi 2016 di Hotel Grand Inna Muara, Rabu (2/12).

Ia menambahkan, dengan adanya sensus ekonomi ini masyarakat diharapkan bisa memberikan data yang valid dan akurat kepada petugas sensus penduduk nantinya. Jika tidak mendapatkan dukungan dari masyarakat maka data yang diperoleh tidak sesuai dengan harapan.

“Kita minta masyarakat Kota Padang memberikan data usaha yang valid kepada petugas. Ini untuk kemajuan Kota Padang ke depannya,” ucap Emzalmi.

Adapun cakupan kegiatan sensus ekonomi yakni seluruh usaha/perusahaan non pertanian yang bertempat di lokasi permanen seperti mal, perkantoran, hotel, restoran, bank dan pabrik motor. Di lokasi tidak tetap seperti kaki lima dan pasar kaget, usaha keliling seperti tukang bakso, sol sepatu, di rumah tangga seperti warung dan pulsa telepon.

Sedangkan yang mencakup rumah tangga antara lain usaha on line. Pelaku usaha pemerintah, seperti sekolah, rumah sakit dan panti asuhan, lembaga non profit seperti tempat ibadah, organisasi sosial, dan organisasi masyarakat, korporasi atau perusahaan seperti restoran, supermakerket, hotel, pabrik.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Padang Rizal ST mengatakan sesuai dengan UU 16 tahun 1997 tentang statistik dimana badan  pusat statistik berkewajiban melaksanakan kegiatan sensus ekonomi 10 tahun sekali. Untuk tahun 2016 sensus ekonomi akan berlangsung dari tanggal 1-30 Mei.

“Sensus ekonomi ini memang program nasional, tapi Kota Padang akan bisa melihat arah usaha perekonomian masyarakat,”katanya.

Dengan adanya sensus ekonomi, tambah Rizal ST bisa memberikan gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi. Memperoleh informasi dasar yang mencakup semua sektor ekonomi, mengetahui karakteristik usaha, dan daya saing bisnis. (der)

Berita Terkait

Leave a Reply