PADANG – Setelah sebelummya pada Kamis(29/10)pagi, Sekretaris Daerah Kota Padang, Nasir Ahmad mengatakan aktifitas belajar mengajar di sekolah di Kota Padang kembali dilaksanakan terhitung mulai Jumat (30/10), seluruh siswa-siswi/pelajar kembali belajar di sekolah masing-masing.
Namun intruksi Walikota Padang melalui Sekdako Nasir Ahmad pada Kamis sorenya menyampaikan untuk kembali memperpanjang masa libur sekolah bagi seluruh siswa/pelajar mulai dari TK/PAUD sampai SMA/SMK hingga Sabtu (31/10) mendatang. ”Ini sesuai instruksi Walikota Padang bahwa libur sekolah mulai dari PAUD hingga SMA/SMK diperpanjang hingga Sabtu lusa (31/10),” katanya
Nasir Ahmad mengatakan diliburkannya kembali sekolah mulai dari TK/PAUD sampai SMA/SMK merupakan dampak dari kabut asap yang tak kunjung hilang.”Setelah kita lihat dan perhatikan, ternyata cuaca belum berubah setelah melihat kondisi pada sore harinya, ISPU dan parameter pm10 di Kota Padang mengalami lonjakan,” katanya.
Terlebih setelah Bapedalda Kota Padang melakukan pengukuran.Berdasarkan pengukuran Bapedalda Kota Padang pada pukul 13.00 Wib, parameter pm10 Kota Padang melonjak dari 182 ug/nm3 pada pagi harinya dan menjadi 260,61 ug/nm3 disiang hari. Sehingga dengan kondisi ini Pemko Padang kembali mengambil kebijakan untuk meliburkan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi menyampaikan, kabut asap masih pekat menyelimuti. Padang ditetapkan darurat kabut asap hingga 7 hari kedepan. Oleh karena itu sekolah kembali diliburkan. Kepala sekolah harus menyampaikan kepada siswa tentang bahaya kabut asap dan meminta anak-anak tidak keluyuran selama libur ini berlangsung.
Habibul Fuadi mengimbau kepada seluruh siswa/pelajar untuk kembali belajar di rumah. Sedangkan bagi guru-guru dan pegawai negeri tetap ke sekolah seperti biasa.”Untuk meningkatkan kompetensi guru di sekolah, kepala sekolah supaya membuat kegiatan di sekolah,”ungkap Habibul.(baim).






