
SAWAHLUNTO – Hingga Jum’at 27 Maret 2020, pukul 10.00 WIB di Kota Sawahlunto sudah 29 orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Kemudian, sebanyak 430 orang dalam status notifikasi.
Kepala Kesbang BPBD kota Sawahlunto Adriyusman menyatakan secara umum orang yang berstatus ODP belum menunjukkan gejala sakit. Namun, orang pada kategori ini sempat bepergian ke negara atau daerah yang sedang dilanda wabah corona (Covid-19).
“Termasuk juga bagi orang yang sempat melakukan kontak dengan orang diduga terpapar Covid-19 juga masuk dalam kategori ODP,” kata Adriyusman di Posko Tanggap Covid-19, Jumat (27/3/2020).
Terkait jumlah ODP, jelasnya kemarin sudah dinyatakan negatif setelah melalui masa 14 hari pemantauan. Diharapkan bagi mereka yang berstatus ODP lebih menjaga diri agar tetap menjaga penerapan social distancing.
“ODP diharapkan disiplin dalam mengikuti panduan Social Distancing, membatasi interaksi dengan orang lain, menjaga jarak serta menghindari keramaian. Demikian juga seluruh warga untuk tetap disiplin dengan Social Distancing ini,” tegasnya.
Sementara itu, dia juga mengungkapan sampai hari ini tidak ada warga Sawahlunto yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif Covid-19. Juga belum ada warga meninggal dunia terkait kasus Covid-19.
“Sampai hari ini masih nihil, PDP, positif maupun meninggal dunia terkait Covid-19,” tutupnya. (tumpak)






