
PASAMAN – Anggaran pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman tahun 2020 dengan pagu dana mencapai Rp10 Milyar, dialihkan untuk perpanjangan ribuan kartu BPJS Kesehatan masyarakat setempat.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Fraksi PAN, Yulisman saat menggelar rapat antara DPRD Pasaman dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Pasaman di Gedung Syamsiar Thaib, Jum’at (19/6/2020).
“Alhamdulillah, pendapat Fraksi PAN DPRD Pasaman ditanggapi dan disepakati oleh semua pihak,” ungkapnya.
Dia mengatakan, Fraksi PAN dari awal memang ngotot agar dana pembangunan gedung DPRD yang baru dialihkan. Sebab terhitung 2 Mei 2020 lalu ribuan kartu BPJS Kesehatan masyarakat dinonaktifkan.
“Dalam rapat tersebut, kita meminta Pemkab menganggarkan kembali, agar masyarakat tidak mengalami kendala dalam berobat,” tegasnya.
Terkait pembangunan gedung DPRD, Yulisman mengatakan untuk tahun 2020 ini pembangunan gedung DPRD ditunda dulu. tahun 2021 mendatang diupayakan untuk dianggarkan kembali.
“Lebih baik ditunda dulu, karena ada yang lebih penting diperjuangkan bersama demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dia mengungkapkan bahwa Fraksi PAN akan terus berpihak untuk kepentingan hajat hidup masyarakat Pasaman. Sebab, anggota DPRD Pasaman merupakan perpanjangan tangan masyarakat dan bertugas untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.*
Reporter: Riki






