
SAWAHLUNTO – PT Bukit Asam Unit Ombilin Sawahlunto menegaskan komitmen untuk menjaga dan merawat Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto. Sekitar 80 persen dari situs warisan budaya dunia yang ditetapkan UNESCO berada di kawasan PT Bukit Asam (PT BA).
General manager PT BA Unit Ombilin Sawahlunto Yulfaizon B Dahlioes menegaskan komitmen tersebut saat menerima pengurus PWI kota Sawahlunto di Kantor Ombilin, Selasa (18/2/2020).
“Ini merupakan instruksi dari direksi agar PT BA unit Ombilin menjaga dan merawat situs warisan dunia. Sekitar 80 persen situs ada dalam kawasan PT BA yang harus dijaga dan dirawat kelestariannya,” katanya.
Upaya pelestarian dan pengembangan sebelumnya juga telah dilakukan. Diantaranya, lubang tambang batubara bawah tanah di Sawahluwung diubah menjadi tempat pendidikan. Lahan pascatambang permukaan batubara Ombilin ditata menjadi kawasan wisata.
Yulfaizon menambahkan, pihaknya menunggu arahan dan regulasi serta langkah pelestarian yang harus dilakukan dari pemerintah. Rencananya, akan dibentuk badan atau lembaga dalam rangka pelestarian kawasan serta asset dalam mendukung warisan dunia tersebut.
“Kontribusi dalam pelestarian serta merawat aset ini tak terlepas dari peran masyarakat termasuk insan jurnalis yang senantiasa memberikan dukungan serta saran,” pungkasnya. (tumpak)






