SOLOK – Terkait pengaman Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sumatersa Barat, Kepolisian Daerah Sumatera Barat memasang tiga target pengamanan, yaitu tidak ada asap, tidak ada kaca pecah dan tidak ada darah menetes. Demikian dikatakan Kapolda Sumatera Barat, Bigjen Pol Bambang Sri Herwanto, Kamis (10/9) sore saat melakukan kunjungan ke Mapolres Solok Kota.
Dikatakan Bambang Sri Herwanto, selama proses Pemilu berlangsung, suasana harus baik dan bagus, tidak ada perkelahian, pembakaran serta tindakan-tindakan anarkis lainnya yang bisa merusak jalannya pelaksanaan Pilkada tersebut,
“Setiap pengamanan yang dilakukan oleh jajaran kepolisian di setiap daerah di Sumatera Barat juga akan menjadi tolak ukur serta nilai karakter kepemimpinan wilayah dan kepemimpinan lapangan dari masing-masing Kapolres dalam mengelola situasi kemanan di wilayahnya,“ jelasnya.
Sementara itu, terkait pengaman jalannya proses Pilkada di Sumatera Barat, menurut Bambang, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 6.674 personil. Didukung oleh personil TNI sebanyak 1.023 personil serta pada saat pencoblosan juga akan dibantu oleh Linmas sebanyak 22.600 personil. (adi)






