Peringati Hari Bumi, Ribuan Bibit Pohon Ditanam di Pasaman
  • Home
  • Berita
  • Peringati Hari Bumi, Ribuan Bibit Pohon Ditanam di Pasaman

Peringati Hari Bumi, Ribuan Bibit Pohon Ditanam di Pasaman

PASAMAN—Dalam rangka memperingati Hari Bumi ke 5 tingkat Sumatera Barat tahun 2019, Ribuan bibit pohon dan buah ditanam oleh TP PKK dan Organisasi Wanita se Provinsi Sumatera Barat di Kabupaten Pasaman.
Acara yang dipusatkan di Taman Hutan Kota, Kecamatan Lubuk Sikaping, dihadiri langsung Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, Wabup, Atos Pratama, Sekdakab Pasaman, Maraondak, Ketua TP PKK Provinsi Sumbar, Ny. Nevi Zuairina, Kepala OPD serta undangan lainnya.
Bupati Pasaman, Yusuf Lubis dalam sambutannya, menyampaikan ribuan terima kasih kepada seluruh organisasi wanita yang telah menghijaukan bumi Pasaman secara bersama-sama.
“Saya atas nama Pemkab Pasaman mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemerintah se Sumatera Barat yang menjadikan Kabupaten Pasaman sebagai pusat Hari Bumi tingkat Sumatera Barat,” katanya.
Dia mengatakan, bahwa hari bumi ini merupakan hari yang dikhususkan bagi semua orang untuk mengurangi kerusakan lingkungan yang ada di bumi ini.
“Untuk itu, marilah kita sama-sama menjaga lingkungan kita masing-masing. Jangan sampai kita merusaknya, hingga menyebabkan bencana yang berakibat fatal terhadap masyarakat,” ungkap bupati.
Dia menceritakan bahwa dirinya hampir setiap hari mendengar berita tentang penebangan hutan secara liar yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab, dan tidak peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Saya sangat prihatin mendengar hal tersebut. Kita harus aktif secara bersama-sama untuk menumpas para tangan jahil yang merusak alam kita ini,” tegas Yusuf Lubis.
Melalui momen ini, bupati juga mengajak semua pihak untuk dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan alam sekitar.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sumbar, Nevi Zuairina mengatakan bahwa saat ini sampah plastik merupakan musuh nyata yang dapat merusak lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.
“Makanya tema Hari Bumi kali ini secara nasional yaitu bersihkan sampah dari plastik. Tema itu diangkat karena pada saat ini bumi sedang menghadapi masalah lingkungan yang serius,” katanya.
Tidak hanya itu, Nevi Zuairina juga mengatakan bahwa persoalan bumi saat ini juga masalah perubahan iklim global, pengelolaan limbah, kelangkaan air, ledakan penduduk, menipisnya sumber daya alam, kepunahan hewan dan tumbuhan.
“Kerusakan habitat alam, peningkatan polusi dan kemiskinan. Sementara kegiatan kita diatas bumi ini sangat tergantung pada lingkungan. Hal itu disebabkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mempertahankan hidup berasal dari lingkungan. Maka dari itu, ayo jaga lingkungan alam,” ungkapnya. (riki)

Berita Terkait

Leave a Reply