
PASAMAN – Pemerintah Kabupaten Pasaman mengganggarkan dana sebesar Rp500 juta untuk ikut kembali mensukseskan event Tour de Singkarak (TdS) yang bakal digelar pada akhir tahun 2018 mendatang.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pasaman, Ricky Riswandi mengatakan, pemerintah daerah setempat telah menganggarkan ratusan juta rupiah dari APBD Pasaman tahun anggaran 2018.
“Kabupaten Pasaman akan turut serta kembali ambil bagian dalam event balap sepeda berskala internasional ini. anggarannya juga telah kita persiapkan,” katanya, Rabu (25/4).
Menurutnya, dalam event balap sepeda ini sangat banyak manfaatnya, terutama dalam memperkenalkan Kabupaten Pasaman dimata para pembalap dari berbagai negara.
Dia menerangkan, dana yang telah dianggarkan tersebut nantinya bakal dipergunakan untuk berbagai keperluan seperti sarana dan prasarana serta akomodasi.
“Terkait etape yang akan dilalu nantinya, semua tergantung dari hasil rapat berikutnya. Pemkab Pasaman sebagai tuan rumah hanya menyesuaikan saja. Yang sangat penting bagi kita adalah kesiapan kita untuk mensukseskan acara berskala internasional ini,” kata Ricky.
Dia mengatakan, ada perbedaan penyelenggaraan event TdS pada tahun 2018 ini, dimana kemungkinan besar pihak Kementerian Pariwisata tidak menganggarkan dana dalam pelaksanaan TdS tahun 2018 ini.
“Kemungkinan semua hal yang berkaitan dengan acara tersebut akan ditanggung oleh pemerintah kabupaten/kota dan provinsi setempat,” ucapnya.
Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan, banyak manfaat dan dampak positifnya jika Kabupaten Pasaman ikut serta sebagai daerah yang tempuh para pembalap dalam TdS.
“Selain dapat mempromosikan daerah pariwisata kita, juga dapat bantuan dari kementerian dalam hal perbaikan sarana dan prasarana jalan yang bakal dilalui para pembalap tersebut,” katanya.
Sebelumnya, pada event TdS tahun 2017 lalu, Kabupaten Pasaman masuk dalam etape 9, dengan start di Kantor Bupati Pasaman, Kecamatan Lubuk Sikaping dan finish di Kota Bukit Tinggi. (riki)






