Pembangunan Pasar Padangpanjang Diperkirakan Awal Tahun Depan
  • Home
  • Berita
  • Pembangunan Pasar Padangpanjang Diperkirakan Awal Tahun Depan

Pembangunan Pasar Padangpanjang Diperkirakan Awal Tahun Depan

Padangpanjang

Wakil Walikota Padangpanjang, Mawardi. (foto: isril)
Wakil Walikota Padangpanjang, Mawardi. (foto: isril)

PADANGPANJANG- Pemerintah Kota Padang Panjang, minta seluruh masyarakat daerah itu tidak meragukan lagi pembangunan empat proyek besar yang digagas Walikota Hendri Arnis. Pembangunan pasar, islamic center, gelanggang olah raga dan rumah susun. Semuanya sudah berjalan sesuai prosedur. Pembangunan pasar insya Allah awal tahun baru sudah peletakan batu pertama.

Demikian disampaikan Sekdako Padang Panjang, Syahdanur didampingi Asisten Pemerintahan Sonny B Putra ketika Walikota mengumpulkan Kepala SKPD terkait serapan anggaran pembangunan masih rendah, berkisar 39%, beberapa waktu lalu. Dia menyampaikan hal itu, karena masih adanya selentingan suara yang pesimis pasar bisa dibangun dengan dana APBD.

Sementara, Kabag Humas Setdako Ampera Salim, membenarkan apa yang disampaikan Syahdanur. “Masyarakat diminta jangan percaya isu isu yang beredar. Percaya sajalah pada pemerintah. Semuanya sudah berjalan menurut ketentuannya,” jelas Ampera.

Terkait kelancaran pembangunan di Padang Panjang, Ampera Salim mengatakan, baru baru ini Pemerintah Kota Padang Panjang dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Barat sepakat untuki menggenjot berbagai sektor dalam rangka pengembangan perekonomian dan keuangan. Kesepakatan itu berupa koordinasi dan sinergitas pelaksanaan kebijakan perekonomian daerah yang dituangkan dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU).

Dikatakan, MoU antara Bank Indonesia dengan Pemerintah Kota Padang Panjang ditandatangani antara Kepala Perwakilan BI Sumatera Barat Puji Atmoko dengan Walikota Hendri Arnis, Rabu (9/9). MoU tersebut merupakan sebuah payung hukum bagi berlanjutnya kerjasama dan koordinasi. Bank Indonesia memiliki komitmen yang kuat dalam rangka pengembangan dan penguatan perekonomian di daerah. “MoU ini adalah sebagai payung untuk mewujudkan komitmen tersebut,” katanya.

Ruang lingkup kesepakatan antara BI dengan Pemko Padangpanjang antara lain meliputi koordinasi dan sinergitas sumber daya dalam rangka pembangunan ekonomi daerah. Kemudian juga koordinasi dalam rangka peningkatan akses dan jangkauan keuangan dalam rangka mendukung pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah.
Menurut Ampera, Walikota Hendri Arnis berharap, dengan penandatanganan MoU dengan BI tersebut akan membawa dampak positif lebih besar lagi terhadap perekonomian Padang Panjang. Sebagai kota strategis yang berada di jalur lintas perdagangan, Padang Panjang memiliki potensi besar di berbagai sektor.

” Padangpanjang sangat strategis dan memiliki potensi besar. Saat ini memiliki sentra industri kulit, peternakan sapi dan memiliki pasar induk hasil pertanian,” katanya, sembari menambahkan, posisi strategis dan potensi besar tersebut, kordinasi dan sinergitas program dengan pihak Bank Indonesia adalah sangat besar artinya bagi pengembangan perekonomian Kota Padang Panjang ke depan. (rel/*)

Berita Terkait

Leave a Reply