Padang IDBF Ke-13, Bukan Lomba Dayung Biasa
  • Home
  • Berita
  • Padang IDBF Ke-13, Bukan Lomba Dayung Biasa

Padang IDBF Ke-13, Bukan Lomba Dayung Biasa


PADANG – Setelah belasan kali, akhirnya Padang International Dragon Boat Festival (IDBF) yang ke-13 menghadirkan perhelatan pembukaan yang berbeda dari tahun – tahun sebelumnya. Pembukaan dilangsungkan malam hari, Jumat (21/8), dihelat dengan kemeriahan kembang api, pelepasan 346 lampion, suguhan tarian massal di atas perahu serta laga final antar kesatuan. Tak pelak mendapat sambutan antusias dari ribuan masyarakat yang hadir di sepanjang sisi Banjir Kanal Banda Bakali GOR H. Agus Salim.

Penjabat Gubernur Sumatera Barat, Reydonizar Moenek yang membuka acara ini pun tak kalah bersemangat. Ia juga menyampaikan apresiasi dan mendorong daerah lain di Sumbar mencontoh Kota Padang dalam melaksanakan event bergengsi, baik skala nasional maupun internasional.

Menurut Gubernur, iven tahunan ini bukan lomba dayung biasa. Diyakini efektif untuk mengembangkan dan mempromosikan pariwisata sekaligus menggalakkan olahraga dayung di Kota Padang. Juga dapat  menumbuhkan kecintaan warga terhadap kebersihan air, sebab air adalah sumber kehidupan yang sangat vital.

“Saya berharap, iven ini dilaksanakan terus menerus setiap tahunnya. Tidak Cuma 13 atau 20 kali, kalau bisa seratus kali bahkan seribu kali,” ungkap Gubernur Doni kepada wartawan.

Ia menambahkan, kehadiran para peserta dari negara–negara seperti Hongkong, Malaysia, Singapura, Philipina, dan Brunei Darrusalam dalam iven pertanda respon positif dari negara sahabat.

“Tentunya kita sangat mengapresiasi itu,” ujarnya.

Hal itu dibuktikan Pj.Gubernur yang dilantik 15 Agustus lalu ini dengan sapaan hangat yang berkali – kali disampaikannya kepada para peserta, baik menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Melayu. Bahkan, ia juga fasih menyapa peserta dari Filipina dalam Bahasa Tagalog.

Sementara itu, Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt. Marajo mengatakan, acara pembukaan Padang International Dragon Boat Festival tahun ini memang berbeda. Hal ini sengaja dilakukan agar ada nuansa yang membuat acara ini  hidup dan memperlihatkan  gezah yang lebih.

“Ini sebagai bagian dari promosi pariwisata disamping menggalakkan olahraga dayung. Karena kita memang memiliki sungai yang baik untuk menyelenggarakan lomba semacam ini,” ujar Mahyeldi.

Festival Dragon Boat dikenal juga dengan Lomba Perahu Naga, tahun ini dikaitkan dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-70 dan HUT Kota Padang ke-346. Berlangsung mulai tanggal 20 hingga 23 Agustus nanti.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang selaku pelaksana menjelaskan, ada 33 tim ambil bagian. Tim berasal dari Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) kabupaten dan provinsi, Kesatuan TNI, Polri dan Pol PP, serta tim dari 5 negara Malaysia, Hongkong, Malaysia, Brunei, dan Philipina.

Dari laga pembuka antar kesatuan yang telah digelar sebelumnya, pada malam ini dilakukan Final. Tampil sebagai pemenang I, Kolinlamil Jakarta. Pemenang langsung dikalungkan medali oleh Gubernur, bersama Walikota Padang, Wakil Walikota, Sekretaris Daerah, Forkoimda serta anggota DPRD. (der)

Berita Terkait

Leave a Reply