

PESISIR SELATAN – Dengan potensi sumber daya laut yang ada, nelayan di Sumatera Barat seharusnya bisa hidup sejahtera. Pemerintah Provinsi Sumbar pun telah membuat berbagai program dan kebijakan serta memberi bantuan peralatan sebagai upaya untuk mengangkat kesejahteraan nelayan.
Wakil Gubenur Sumatera Barat, Nasrul Abit saat berkunjung ke Kabupaten Pesisir Selatan bersama Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumbar, Selasa (17/4) sore mengatakan, kehidupan nelayan Sumbar memang belum memadai dibandingkan profesi lain. Namun, nelayan yang ada di Pesisir Selatan dikatakannya sudah lebih baik dibandingkan 7 daerah pesisir lainnya di Sumbar.
“Kemarena sewaktu meninjau lokasi beringin yang cukup jauh di tengah laut, masih ada nelayan kita yang memakai alat kayuh. Di zaman seperti ini, seharusnya telah mempergunakan mesin long tail menimalnya, karena tantangan ombak dan arus cukup berat dengan hanya memakai alat kayuh,” kata Wagub yang pada kesempatan itu menyerahkan berbagai bantuan peralatan bagi nelayan, termasuk bantuan fist box, mesin long tail, tramel net dan gillnet.
Dinas terkait, kata Wagub, sudah mulai mendata nelayan-nelayan yang masih menggunakan alat kayuh. Mereka akan dibantu dengan mesin long tail. Seluruh nelayan Sumbar diharapkan telah mempergunakan mesin agar hasil produktifitas akan meningkat lebih baik.
“Masing-masing daerah memiliki problem yang berbeda-beda, maka kita akan memberikan bantuan sesuai dengan kondisi daerah sehingga dapat bermanfaat dan digunakan masyarakat sebagaimana mestinya,” ungkap Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan, tahun ini ada banyak bantuan yang akan disalurkan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan. Pada kesempatan itu, Wagub menyalurkan bantuan berupa fist box sebanyak 60 buah, mesin long tail 21 unit, tramelnet 25 unit, dan gillnet 30 unit.
Paket bantuan dari Pemprov Sumbar untuk Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2018 diterima oleh tiga kelompok usaha nelayan, yakni KUD Berkat Bersama, KUD Saiyo Mandiri dan KUD Suara Sakato. Bantuan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan nelayan bisa menabung dalam menata ekonomi keluarga yang lebih baik.
“Sudah saatnya jika ada pendapatan yang berlebih agar menerapkan pola menabung agar di masa sulit tidak mendapat ikan atau karena cuaca tidak baik, kehidupan dapat dijalani dengan baik karena ada tabungan,” pesannya.

Wagub juga menekankan pentingnya anak-anak nelayan untuk bersekolah dan bisa hidup lebih baik dari orang tuanya. Pendidikan merupakan salah satu upaya dan cara cepat untuk meningkatkan kualitas kehidupan seseorang dan bermasyarakat. Karena itu, semua anak-anak Sumbar mestj sekolah dan bersekolah agar bisa berkompetisi dan bersaing dengan daerah – daerah lain dan bangsa-bangsa lain. (rin/*)






