
SAWAHLUNTO – Ajang sillaturahmi antara Walikota Sawahlunto dengan perantau sebagai salah satu upaya dalam menampung saran dan masukanterhadap pembangunan yang telah dilaksanakan dan akan dilakukan.
Hal ini tergambar pada perhelatan sillaturrahmi Pemko Sawahlunto dengan perantau yang digelar di halaman rumah dinas Walikota Sawahlunto, Jumat (8/7) malam.
Kegiatan yang mentradisi tiap tahun ini diawali dengan pemaparan Walikota beberapa program yang telah dilakukan pada tahun lalu dan beberapa kegiatan dan program yang akan datang.
Di kesempatan itu Ali Yusuf menyatakan harapannya dengan memaparkan program yang telah dilaksanakan serta yang akan dilakukan. Walikota mengharapkan masukan dari perantau.
“Tanpa dukungan masukan serta saran dari para perantau yang datang dari berbagai profesi ini apa yang jadi harapan kita tak akan maksimal terwujud,” katanya pada acara yang juga dihadiri Wakil walikota Ismed
serta kepala SKPD.
serta kepala SKPD.
Hal ini juga terus dilakukan, sebutnya disaat ada kesempatan dan undangan dari ikatan perantau di sepuluh nagari serta beberapa daerah yang memiliki perhimpunan parantau lainnya.
Beberapa pembangunan, sebutnya seperti penataan kawasan Silo Ombilin, kawasan Kandi dan jembatan Saringan serta kegiatan Magrib mengaji dan ekonomi kerakyatan di desa.
“Kita perlu andil perantau dalam mensosialisasikan beberapa program dan kegiatan agar kota ini dapat terwujud sebagai destinasi terdepan di Sumatera barat,” pintanya.
Usai pemaparan masing – masing utusan perantau memberikan masukan dan sumbang saran terhadap pemaparan Walikota ini, serta diakhiri dengan penampilan kesenian multi etnik. (tumpak)






