Lima Tahun Menumpang di BBI, Kantor Camat Silungkang Segera Dibangun
  • Home
  • Berita
  • Lima Tahun Menumpang di BBI, Kantor Camat Silungkang Segera Dibangun

Lima Tahun Menumpang di BBI, Kantor Camat Silungkang Segera Dibangun

Aula kantor Camat Silungkang (tumpak)

SAWAHLUNTO – Pemerintah Kota Sawahlunto memprioritaskan pembangunan kantor kecamatan Silungkang tahun 2020 ini. Untuk pembangunan kantor camat tersebut, disediakan anggaran sekitar Rp2 miliar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

Selama lima tahun, aktifitas pemerintahan di kantor camat Silungkang telah menumpang di komplek Balai Benih Ikan (BBI) Muara Kalaban. Kondisi itu disebabkan pada tahun 2015 di lokasi kantor camat yang lama dibangun Pasar Songket.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Sawahlunto, Tri Darma Satria membenarkan akan dilakukan pembangunan baru Kantor Camat Silungkang di desa Muara Kalaban.

“Untuk pembangunan kantor camat Silungkang disediakan anggaran sekitar Rp2 Milyar. Saat ini dalam tahap persiapan untuk pengumuman lelang,” katanya, Rabu (8/1/2020).

Sebelumnya, Kepala Bagian Pemerintahan Setdako Sawahlunto, Jhonhendri memastikan, pembangunan kantor camat Silungkang masuk dalam prioritas pada usulan RAPBD tahun anggaran 2020. Pasalnya, Gubernur Sumatera Barat melalui surat nomor 120/671/Pem-2018 perihal Pelaksanaan Standart Pelayanan Minimum (SPM) sudah menganjurkan untuk segera membangun kantor baru.

“Pemko harus memenuhi kebutuhan dasar bagi warga negara yang menjadi kewenangan, yaitu SPM pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, Ketentraman, tibum dan perlindungan masyarakat serta sosial,” jelasnya.

Sampai kini, Kantor Camat Silungkang dalam melaksanakan pelayanan publik harus menumpang di kawasan BBI Muara Kalaban yang kondisi terbilang tidak representatif. Kantor Camat sebelumnya dibangun Pasar Songket pada tahun anggaran 2015 lalu. Pembangunan Pasar Songket tersebut dengan dana awal Rp7 miliar lebih dan dilanjutkan tahun 2016 sekitar Rp2 miliar. (tumpak)

Berita Terkait

Leave a Reply