Korban Kebakaran Sumur Minyak di Aceh Timur Terus Bertambah
  • Home
  • Berita
  • Korban Kebakaran Sumur Minyak di Aceh Timur Terus Bertambah

Korban Kebakaran Sumur Minyak di Aceh Timur Terus Bertambah

ACEH – Data masyarakat yang menjadi korban dalam peristiwa kebakaran sumur minyak di Aceh Timur, Aceh, terus bertambah. Informasi terakhir, 15 orang korban meninggal dunia sementara korban luka-luka menjadi 43 orang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan whatsapp, Rabu (25/4) sore menyebutkan, korban meninggal yang sudah berhasil dievakuasi sebanyak 11 orang.

“Korban jiwa yang sudah berhasil dievakuasi sebanyak 11 orang dan masih ada kendala dalam proses evakuasi dikarenakan api belum berhasil dipadamkan. Jenazah korban terbakar dibawa ke Puskesmas Ranto Peureulak,” kata Sutopo.

Sementara korban luka bakar menurut Sutopo dirujuk ke beberapa rumah sakit. Diantaranya lima orang ke RSU Zubir Mahmud dan 19 orang ke RS Graha Bunda di Idi Rayeuk serta 19 orang ke Rumah Sakit Umum Sultan Abdul Azis Syah di Peureulak.

“Korban luka bakar yang telah dievakuasi ke rumah sakit mencapai 43 Orang,” lanjutnya.

Peristiwa ini juga menyebabkan warga di sekitar lokasi mengungsi. Saat ini, jumlah pengungsi masih dalam pendataan. Sejauh ini, tercatat lima rumah ikut hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.

Empat unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Namun, kobaran api masih belum dapat dipadamkan.

“Petugas Damkar bersama personil BPBD, TNI dan Polri masih siaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi dampak kebakaran meluas ke permukiman masyarakat,” lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda sebuah sumur minyak di Kabupaten Aceh Timur, Rabu (25/4) dinihari. Menurut Sutopo Purwo Nugroho, kebakaran sumur minyak terjadi sekitar pukul 01.30 Wib dinihari. Lokasi kebakaran berada di Desa Pasi Putih Kecamatan Ranto Peureulak.

Kejadian ini berawal dari keluarnya minyak dari sumur yang dibor secara tradisional di lahan milik Zainabah. Sekelompok masyarakat kemudian mendatangi sumur tersebut untuk mengambil minyak yang keluar dengan cara dileles.

“Selang beberapa lama masyarakat ini mengumpulkan minyak mentah tersebut, terjadi ledakan yang menimbulkan kebakaran. Sementara ini penyebabnya belum diketahui,” terangnya melalui pesan WA, Rabu (25/4) siang. (feb/*)

Berikut nama-nama korban jiwa yang sudah berhasil dievakuasi:

  1. Nazarullah, 30 thun, wiraswasta, Dsn Bakti Pasi Puteh Kec Rantau Peureulak.

  2. Afrizal alias Doyok, 35 thn, wiraswasta, Ds Punti Payong Kec Rantau Peureulak.

  3. Era Bin M. Sidik, 32 Thn, IRT, Ds Pasi Puteh, Kec. Rantau Peureulak.

  4. Siti Hafsah, 70 Thn, IRT, Ds Pasi Puteh Kec. Rantau Peureulak.

  5. Mak Wen, 55 Thn, IRT, Ds Bhom Lama Kec. Rantau Peureulak.

  6. Kak Nini Bin Abdul Wahab, 32 Thn, IRT, Ds Bhom Lama Kec. Rantau Peureulak.

  7. Riska Ardiansyah, Ds. Pasi Puteh Kec. Rantau Peureulak
    .

  8. Eri Dansyah, Ds. Alue Dua Kec. Rantau Peureulak
    .
  9. Sudaryono, Ds. Alue Batee Kec. Rantau Peureulak
    .
  10. Putra Jubir, Ds. Bhom Lama Kec. Rantau Peureulak.

  11. Dedi Syahputra 25 Tahun, Kec. Rantau Peureulak. (*)

Berita Terkait

Leave a Reply