
AGAM – Kecelakaan maut di malam takbiran yang merenggut satu nyawa di Tengkong tengkong, Jorong V Sungai Jaring Nagari Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam karena pengendara motor berkendara dalam kecepatan tinggi.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan di malam takbiran terjadi sekitar pukul 22.15 Wib, Selasa (5/7) malam. Kepala Satuan Lalulintas Kepolisian Resor (Polres) Agam AKP Arnanda Putra menerangkan ihwal peristiwa yang menewaskan satu orang dan menyebabkan satu lainnya luka parah dan harus menjalani perawatan di RSUP M Djamil Padang tersebut.
Menurut Arnanda, malam itu, Reno Zulaidi (14) dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun tanpa TNKB membonceng temannya Gusti Randa (14), ke duanya warga Tengkong tengkong, Jorong V Sungai Jaring datang dari arah simpang Sungai Jaring (Barat) menuju arah simpang Ujung Labuah (Timur) dengan kecepatan tinggi.
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), remaja itu tidak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga bertabrakan dengan kendaraan Toyota Innova dengan nomor polisi BA 644 MI, dikemudikan Yon Efendi (34) warga Jorong Tapian Kandis, Nagari Selareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam yang datang dari arah berlawanan.
“Kedua remaja ini mengendarai kendaraannya dengan kecepatan tinggi sehingga bertabrakan dengan minibus,” Katanya kepada Padangmedia.com, Rabu (6/7).
Akibat kejadian itu, Reno Zulaidi meninggal dunia di TKP, sementara temannya Gusti Randa mengalami luka cukup serius dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit M Djamil Padang setelah sebelumnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung.
Dia mengingatkan para orangtua untuk tidak memberikan izin kepada anak-anak mereka yang masih di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor. (fajar)






