
PADANGPANJANG – Kota Padangpanjang kembali dilanda kabut asap. Kota Serambi Mekkah yang dikelilingi bukit dan gunung dikitari hijau pepohonan sejak pagi kemarin terlihat samar karena berselimut kabut asap. Jarak pandang hanya berkisar 200 – 500 meter. Pemilik kendaraan meskipun masih banyak yang tidak mengaktifkan safetyreding, namun saat pagi lampu kendaraan harus dinyalakan, menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena terganggunya jarak pandang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padangpanjang, Nuryanuwar menghimbau masyarakat untuk selalu waspada dan kalau perlu menggunakan masker saat beraktifitas dan berada di luar rumah maupun saat berkendaraan khususnya pengemudi sepeda motor.
“Menghindari agar jangan mengganggu saluran pernafasan akibat kabut asap, saat beraktifitas di luar rumah maupun saat berkendaan sebaiknya menggunakan masker guna melindungi pernafasan kita,” ungkap Nuryanuwar kepada padangmedia.com, Jumat (28/8).
Sementara itu, pantauan padangmedia.com, meskipun intensitas kabut asap yang melanda Kota Padangpanjang sejak dua hari ini cukup tinggi, belum terlihat masyarakat yang melindungi diri dengan menggunakan masker walaupun kadar kabut asap berbau dan menyengat.
Meskipun saat pagi kabut asap cukup tebal namun menjelang siang, mulai berkurang karena faktor angin, meskipun tidak kencang, namun kecepatan angin di sekitar Kota Padangpanjang cukup berpengaruh berkurangnya kabut asap. (isril)







