Jelang Ramadhan, Kelangkaan Minyak Goreng Juga Terjadi di Sungai Nanam
  • Home
  • Berita
  • Jelang Ramadhan, Kelangkaan Minyak Goreng Juga Terjadi di Sungai Nanam

Jelang Ramadhan, Kelangkaan Minyak Goreng Juga Terjadi di Sungai Nanam

Image

SOLOK.– Kelangkaan minyak goreng tidak hanya terjadi di kota besar, tapi juga di kampung sekelas Nagari. Hal itu diketahui ketika rombongan Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam melakukan survey terhadap ketersediaan pasokan minyak goreng di 15 jorong yang ada dalam nagari itu.

Menurut Masriwal selaku Ketua Yayasan, pihaknya menemukan kelangkaan minyak goreng di sana. Sekalipun ada, harga melambung tinggi. Kata dia, pemerintah harus segera bertindak karena tak lama lagi masyarakat setempat yang beragama Islam akan menjalankan ibadah puasa. Caranya, menggelar pasar murah.

“Pasokan minyak goreng di Sungai Nanam saat ini benar-benar langka. Sekalipun ada stok pedagang, itupun harganya melambung. Hal ini karena pedagang kesulitan mendapatkan minyak goreng, kondisinya serupa di kota besar di tanah air,” kata Masriwal, Jumat (11/3/22)

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Ikatan Keluarga Kenagarian Sungai Nanam (IKKSN), Salmanir, mengharapkan ada langkah kongkrit dari pemerintah untuk mengatasi hal itu. Bersama jajaran pengurus IKKSN, pihaknya sudah berencana untuk melakukan pasar sembako murah, namun keterbatasan anggaran. Terlebih, kata dia, penduduk Nagari Sungai Nanam lebih 14 ribu jiwa. “Tentu butuh pasokan minyak goreng dalam jumlah banyak, sementara anggaran IKKSN tidak seberapa, maklum, hanya sumbangan tidak mengikat dari anggota. Kami harap, pemerintah dapat mengatasi ini,”pungkas Salmanir didampingi Hasan dan Syafrijon, pengurus IKKSN, kemarin.

Kepada media ini, sejumlah warga setempat juga menyayangkan kelangkaan minyak goreng. Menurut warga, sumberdaya Indonesia yang melimpah menimbulkan keheranan masyarakat apabila minyak goreng menjadi tidak ada di pasaran.

“Kami memerlukan minyak goreng hampir tiap hari, tapi sangat sulit diperoleh. Bakal jadi apa negara ini, masa kelangkaan  minyak goreng semacam ini bisa terjadi. Seperti jelang reformasi saja, dulu sebelum reformasi uang ada tapi bahan seperti minyak tanah, minyak goreng dan sembako tidak ada pasokan.  Kalau tidak diatasi kami khawatir peristiwa serupa terjadi lagi,”jelas seorang ibu warga setempat. (risko)

Berita Terkait

Leave a Reply