
PAINAN – Sejak dibuka pada 2013 lalu, akses jalan Kampung Labuhan Baru Kenagarian Koto Nan Duo Kecamatan Batangkapas, Pesisir Selatan, masih terabaikan. Jalan sepanjang 3 kilometer itu masih berupa jalan tanah, belum diaspal atau dibeton.
Berharap memiliki jalan yang lebih layak, wargapun akhirnya patungan mengumpulkan sumbangan untuk membeli semen dan material untuk mengecor jalan tersebut. Salah seorang warga, Hendri kepada www.padangmedia.com Senin, (13/2) mengatakan, akses jalan itu merupakan urat nadi perekonomian masyarakat.
” Ini Satu-satunya akses bagi kami untuk melakukan aktivitas. Jadi untuk sementara ini terpaksa kami melakukan iuran,” katanya.
Saat ini semen yang telah terkumpul melalui iuran masayarakat setempat baru memcapai 15 sak. Untuk pasir dan kerikil diambil dari pinggiran pantai.
“Ini belum seluruhnya. Masyarakat hanya mampu membeton sepanjang 30 meter,” lanjutnya.
Ia menyebutkan, Kampung Labuhan Baru berpenduduk sekitar 25 Kepala Keluarga (KK). Sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani dan nelayan.
Upaya pembetonan jalan dengan patungan itu dilaksanakan karena kondisi tidak begitu mendukung bila dilalui, apalagi bila cuaca hujan.
Dia mengungkapkan, jalan kampung Labuhan Baru sebetulnya sudah diusulkan setiap tahun melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sampai di tingkat kecamatan.
“Namun sampai saat ini belum juga masuk dalam program pembangunan padahal kami merasa ini sudah pantas dijadikan prioritas,” keluhnya.
Dia dan warga lainnya berharap, pemerintah memberi perhatian terhadap jalan kampung tersebut. Kemampuan warga untuk patungan mengumpulkan uang sangat terbatas karena kondisi ekonomi. (fahmi)






