
PADANG- Husniwati Dewi, mahasiswi Fakultas Teknik Industri Universitas Andalas (Unand) BP 2012 yang ikut menjadi korban dalam musibah kecelakaan Bus Kampus tadi sore (Jumat, 12/2) akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 21.20 Wib.
Husniwati Dewi sempat mendapatkan perawatan intensif di Semen Padang Hospital, namun jiwa gadis malang ini tidak tertolong. Rektor Unand Tafdil Husni mengungkapkan rasa berdukacita yang mendalam atas musibah tersebut.
Dengan demikian, sampai saat ini sudah dua korban meninggal dunia dalam musibah tergulingnya Bus Kampus Unand. Sebelumnya, supir bus Asril Zaini (58) yang akrab disapa Pak De menghembuskan nafas terakhirnya di RSUP M. Djamil.
Bus Kampus yang dikemudikan almarhum Pak De mengalami musibah ketika sedang membawa penumpang puluhan mahasiswa dari arah kampus Unand.
Menurut salah seorang penumpang yang selamat, Zulrafles, bus mengalami rem blong sehingga hilang kendali. Pak De sempat berupaya menghentikan laju kendaraan dengan memainkan persneling namun bus tetap meluncur karena memang kondisi jalan yang menurun. Bus sempat menyerempet dua sepeda motor dan satu mobil sebelum akhirnya terguling tak berapa jauh dari gerbang kampus.
Sejauh ini, korban kecelakaan bus malang tersebut masih mendapatkan perawatan intensif di tiga rumah sakit yaitu di Semen Padang Hospital, RSUP M. Djamil Padang dan RS Yos Sudarso. Pihak kampus mengaku akan menanggung biaya pengobatan seluruh korban. (tim)






