Identitas Korban Longsor Sudah Diketahui, Pencarian Dilakukan Sepekan
  • Home
  • Berita
  • Identitas Korban Longsor Sudah Diketahui, Pencarian Dilakukan Sepekan

Identitas Korban Longsor Sudah Diketahui, Pencarian Dilakukan Sepekan

BREBES – Identitas seluruh korban dalam bencana longsor di Desan Pasir Panjang Kecamatan Salem Kabupaten Brebes, Jawa Tengah sudah dapat diketahui. Data sementara, lima orang tewas sementara 18 orang hilang dan 14 orang luka-luka.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menerangkan, Tim SAR gabungan hingga saat ini masih fokus kepada upaya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban.

“Semua korban sudah dikenali identitasnya. Data sementara, lima orang meninggal dunia, 18 orang hilang dan 14 orang luka-luka,” kata Sutopo, Kamis (22/2).

Seperti diberitakan sebelumnya, bencana longsor melanda Desa Pasir Panjang Kamis pagi sekitar pukul 08.00 Wib. Material longsor menimbun petani yang sedang bekerja di sawah di lokasi longsor.

Menurut Sutopo, 18 orang korban hilang diduga tertimbun longsor dan hanyut ke Sungai Cigunung. Tim SAR gabungan belum berhasil mengevakuasi seluruh korban karena medan yang sangat sulit. Sementara ini, tim bersama relawan dan masyarakat menyisir sepanjang sungai untuk mencari korban yang kemungkinan hanyut.

“Sesuai prosedur, pencarian akan dilakukan selama tujuh hari dan jika belum ditemukan maka akan dilanjutkan tujuh hari berikutnya,” lanjutnya.

Dia menambahkan, pencarian korban terkendala kondisi lapangan yang sangat sulit dan berpotensi terjadi longsor susulan. Sementara material longsor merupakan tanah gembur dan hamparan material cukup luas dan tebal ditambah lagi kondisi cuaca yang berpotensi hujan.

“Selain itu, pencarian juga masih dilakukan secara manual karena alat berat belum dapat digunakan,” tandasnya.

Korban meninggal dunia adalah Hj. Karsini (56), Casto (48), Wati (80), Radam (59) dan Kiswan (45). Sedangkan 18 korban hilang adalah Rasminah, Turkiah, Haryanto, Daswa, Tarsinah, Sujono, Kuswanto, Tewol, Rustam, Ajid, B. Casti, Marsui, Wartinah, Wahyu, Suwiryo, B. Sarmah, B. Darsip, dan Warnoto.

Kemudian, 14 korban luka-luka dan dirawat adalah Dadang (45 th), Wartiah (50 th), Minarto (50 th), Anto (38 th), Caski (50 th), Eri pujiarti (50 th), Wati (37 th), Mulyono (50 th), Turti (46 th), Kartoyo (69 th), Azam (45 th), Dasri (47 th), Indi (19 th) dan Durti (60 th).

Sutopo menerangkan, data sementara tersebut dapat berubah-ubah sesuai kondisi di lapangan. Data orang hilang berdasarkan laporan warga sekitar di Kecamatan Salem. (feb/*)

Berita Terkait

Leave a Reply