
AGAM – Di saat harga daging kian mahal di pasaran, ikan bisa dijadikan pilihan menu makanan keluarga. Selain harganya lebih murah, ikan juga mempunyai gizi yang baik bagi tubuh.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Agam, Ermanto kepada padangmedia.com mengatakan, Agam memiliki pasokan ikan yang berlimpah. Karena itu, masyarakat di Kabupaten Agam seharusnya tak perlu bingung dengan kondisi harga daging yang mahal saat ini.
Di Kabupaten Agam, dari pantauan padangmedia.com, harga daging di Pasar Padang Baru, Lubuk Basung, mencapai Rp130.000 per kilogram. Kondisi demikian menyebabkan banyak konsumen yang mengeluh.
Menurut Ermanto, mahalnya harga daging sudah menjadi kebiasaan setiap menjelang lebaran. Jadi tidak perlu dipermasalahkan.
“Bagi warga Agam ada pilihan lain, bila daging mahal, bisa beralih ke ikan, baik ikan air tawar maupun ikan laut. Ikan lebih sehat dan lebih murah. Bila ada yang lebih murah dan sehat, kenapa mesti meributkan mahalnya harga daging?” ujarnya, Jumat (17/6).
Ikan Keramba Jala Apung (KJA) hanya seharga Rp23.000 sampai Rp25.000/kg di pasaran. Stok melimpah dan ikannya pun segar. Kondisi yang sama dengan ikan laut dengan harga yang tak terlalu mahal.
“Kebiasaan masyarakat mengonsumsi daging dalam jumlah banyak pada setiap lebaran menyebabkan harga daging melejit menjelang lebaran. Mestinya, tidak usah berlebihan mengonsumsi daging pada lebaran. Dengan demikian, harga daging tidak akan melejit,” katanya. (fajar)






