
PADANG PANJANG – Pemerintah Kota Padang Panjang mendapat kehormatan dikunjungi Wakil Walikota Lobau, Jerman, Profesor Klaus Werner. Kedatangan Werner bersama rombongan disambut hangat Walikota Padang Panjang Fadhly Amran di rumah dinas walikota, Selasa (3/3/2020).
Kedatangan Werner di Padang Panjang didampingi isteri, diharapkan mendapatkan berbagai kesepakatan kerja sama antar ke dua daerah. Pembicaraan Fadhly dan Werner lebih banyak mengarah kepada sektor pendidikan.
“Kedatangan Wakil Walikota Lobau ini merupakan suatu kehormatan bagi Padang Panjang. Kita tahu, bahwa program pendidikan di Jerman cukup maju sehingga kita berharap melalui pertemuan ini dapat melahirkan kesepakatan kerja sama terutama di bidang pendidikan,” kata Fadhly Amran.
Fadhly menegaskan, Pemko Padang Panjang terus menguatkan komitmen untuk memajukan sektor pendidikan. Dia berharap, kunjungan Werner ke Padang Panjang menjadi gerbang bagi kerja sama berkelanjutan yang memberikan dampak kemajuan bagi dunia pendidikan.
Selain membahas sektor pendidikan, dalam pertemuan itu juga dibahas berbagai sektor lainnya yang dimungkinkan untuk program kerja sama. Seperti sektor pariwisata, ekonomi dan sebagainya. Fadhly berharap, kunjungan tersebut meningkatkan hubungan antar ke dua kota.
“Kita berharap, kunjungan ini akan berlanjut kepada hubungan baik antar dua kota, Padang Panjang dan Lobau, serta membuat jalinan hubungan Indonesia dan Jerman semakin harmonis,” harapnya.
Wakil Walikota Lobau, Jerman, Klaus Werner dalam kunjungannya ini didampingi Profesor Dr. Azhar Djaloes, mantan pejabat Badan Pengawas Atom dan Nuklir Republik Indonesia. Werner mengungkapkan, adalah suatu kehormatan baginya dan masyarakat Lobau dapat berkunjung dan disambut hangat oleh Walikota dan masyarakat Padangpanjang.
“Ini merupakan suatu penghormatan bagi saya dan warga Lobau, mendapat sambutan hangat dari Walikota dan masyarakat Padang Panjang,” ucap Werner.
Dia mengungkapkan kekagumannya kepada Kota Padang Panjang. Kunjungannya ke Padang Panjang sendiri menurut Werner adalah dalam rangka menjalin hubungan baik.
Werner berharap, pertemuan itu dapat membangun sebuah kepercayaan dalam hubungan bilateral. Aspek kepercayaan menurutnya adalah suatu hal prinsip dalam membangun kerja sama di berbagai bidang.
Dalam kesempatan itu, Profesor Azhar Djaloes mengungkapkan, Kota Lobau berencana membangun kerja sama dengan Pemko Padang Panjang melalui apa yang disebut dengan program Kota Kembar atau Sister City.
“Selain melakukan penjajakan kerja sama di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, pariwisata dan sebagainya, rencananya Kota Lobau secara lebih luas lagi berniat membangun kerja sama sister city dengan Padang Panjang,” terangnya.
Sebelumnya, Kota Padang Panjang juga dikunjungi salah seorang guru besar dari salah satu perguruan tinggi di Korea Selatan. Berbagai kunjungan dari negara lain yang terutamanya difokuskan kepada sektor pendidikan ini, membuktikan keseriusan Kota Padang Panjang dalam memajukan pendidikan sehingga mendapat perhatian dari negara lain. (*)






