Dr.Ikhwan MAg Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Padangpanjang
  • Home
  • Berita
  • Dr.Ikhwan MAg Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Padangpanjang

Dr.Ikhwan MAg Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Padangpanjang

PADANGPANJANG – Pemerintah Kota Padangpanjang melalui Kesra Setdako sejak beberapa hari belakangan telah menyiapkan berbagai agenda kegiatan dalam rangka Hari Raya Idul Adha tahun 2015 yang jatuh tanggal 24 September 2015 mendatang, pelaksanaan shalat Ied, pelaksanaan kurban di lingkungan Pemko maupun mendata jumlah kurban di tingkat Kota Padangpanjang.

Pemko Padangpanjang mengagendakan shalad Ied akan dilaksanakan di Lapangan Brigjen Anas Karim dengan khatib Dr.Ikhwan M SH MAg dengan Imam, Alwathan SSos. Namun, apabila cuaca hujan dan tidak memungkinkan, shalad Ied akan dilaksanakan di Masjid Raya Jihad Balaibalai.

Kabag Kesra Setdako Padangpanjang, Katik Eri kepada padangmedia.com, Selasa (1/9), mengatakan, selain Masjid Raya Jihad, lokasi lain yang disiapkan adalah Masjid Tauhid Pasar Baru dengan Khatib Drs.Bustami dan Imam Mustarijal SIQ, SAg dan Masjid Zuama Jembatan Besi Pasa Usang dengan khatib Syamsuarni, S.Ag dengan imam Yassarman SPd.I.

Tiga masjid lainnya adalah Masjid Jihadu Walidaina Bukik Suruangan dengan khatib Wahyu Salim SAg dan imam Hadi Pradana SSos.I, Masjid Nurul Amri belakang SMP Negeri 1 dengan Khatib Arab Mustakribah SPdI dengan Imam Esa Ahmadi SIQ SPd.I dan terakhir Masjid Agung Ashliyah Pasa Usang dengan Khatib Armen SSos.I Katik Panduko Rajo dan Imam Iddirwan SPdI.

Sementara itu, untuk jumlah hewan kurban di tingkat Kota Padangpanjang, menurut Katik Eri, pihaknya masih menunggu pendataan yang dilakukan oleh pihak kelurahan yang biasanya baru sampai di Kesra seminggu menjelang Hari Raya Kurban. Sedangkan di lingkungan Pemko Padangpanjang sendiri sampai saat ini baru tercatat dua ekor sapi, sedangkan tahun lalu jumlah hewan kurban di lingkungan Pemko sebanyak lima ekor sapi.

“Untuk jumlah hewan kurban di Kota Padangpanjang kita belum dapat data. Karena, biasanya jumlah korban di tingkat kelurahan akan didata oleh kelurahan masing-masing dari data tersebut, kita baru bisa tahu berapa jumlah hewan kurban. Biasanya kita baru dapat datanya seminggu sebelum Hari Raya Idul Adha,” tambah Katik Eri.

Meskipun untuk biaya satu hewan kurban saat ini cukup tinggi, namun Kabag Kesra optimis, semangat kurban masyarakat kota Padangpanjang sangat tinggi. Terbukti dari tahun ke tahun, jumlah hewan kurban di Kota Padangpanjang terus meningkat, baik untuk hewan kurban sapi atau kambing. (isril)

Berita Terkait

Leave a Reply