DPRD Dukung Wacana Pengaktifkan Kembali Seluruh Jalur KA di Sumbar
  • Home
  • Berita
  • DPRD Dukung Wacana Pengaktifkan Kembali Seluruh Jalur KA di Sumbar

DPRD Dukung Wacana Pengaktifkan Kembali Seluruh Jalur KA di Sumbar

Kereta Api (ilustrasi/republika)

PADANG – Adanya wacana mengaktifkan kembali seluruh jalur kereta api (KA) yang ada di Sumatera Barat mendapat dukungan dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi. Jalur KA seperti ke Bukittinggi, Payakumbuh, tentunya akan mempermudah akses transportasi antar daerah. Sementara itu, jalur ke Pulau Aia bisa menjadi semacam jalur KA wisata Kota Tua Padang.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Guspardi Gaus mengungkapkan dukungan terkait wacana tersebut. Dia melihat, hal itu bisa menjadi stimulus perekonomian sekaligus mendukung pariwisata Sumatera Barat.

“Kalau memang jalur KA di seluruh Sumatera Barat akan diaktifkan kembali, tentunya akan sangat kami dukung. Ini bisa menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi sekaligus menunjang pariwisata,” kata Guspardi, Jumat (21/6/2019).

Menurutnya, jalur kereta api lama berada pada jalur pariwisata dan perekonomian. Misalnya Padang Pariaman, Padangpanjang, Bukittinggi, Payakumbuh. Ada jalur kereta yang melintasi daerah tersebut dan sangat potensial menunjang aktifitas perekonomian dan pariwisata.

Lebih jauh menurutnya, jika jalur KA tersebut nantinya diaktifkan kembali, tidak saja akan menggairahkan objek wisata yang sudah ada. Bahkan bukan tidak mungkin akan membuka peluang tujuan wisata baru karena jalur KA melintasi daerah-daerah yang memiliki pemandangan yang indah.

Namun, sesuai fungsi utama kereta api sebagai alat transportasi, Guspardi yakin dengan aktifnya jalur KA tersebut akan menggeliatkan perekonomian masyarakat. Arus transportasi barang akan semakin lancar sehingga mempercepat pemasaran, mengurangi biaya. Arus lalu lintas di jalan raya pun tidak padat lagi karena truk angkutan barang bisa dikurangi.

Guspardi mendorong PT KAI untuk mengaktifkan kembali jalur lintasan KA di Sumatera Barat yang telah lama mati. Dalam hal ini, PT KAI tidak akan mengeluarkan biaya tinggi sebab hanya biaya perawatan karena jalur lintasannya sudah ada, tidak membuka jalur baru.

Sebelumnya, diinformasikan bahwa PT KAI akan mengaktifkan jalur Simpang Haru – Pulau Aia. Jalur ini melintas di sepanjang Batang Arau menuju kota tua d kawasan Muara Pantai Padang. Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumbar Catur Wicaksono menjelaskan, secara bertahap, pihaknya akan mengaktifkan seluruh jalur KA dimulai dari Simpang Haru – Pulau Aia.

“Jadi, nantinya penumpang KA tidak sampai di Simpang Haru saja tetapi bisa melanjutkan perjalanan menuju Kota Tua untuk berwisata. Secara bertahap seluruh jalur KA di Sumbar akan diaktifkan kembali dengan target selesai pada tahun 2024,” ujarnya.

Catur mengungkapkan, untuk mengaktifkan kembali jalur Simpang Haru – Pulau Aia, PT KAI menyiapkan dana sekitar Rp40 miliar. Jalur tersebut terutama disiapkan untuk kereta api wisata dengan tujuan terakhir di kota tua dan Muara Pantai Padang. (fdc)

Berita Terkait

Leave a Reply