Doni Monardo Resmi Jadi Kepala BNPB Gantikan Willem R
  • Home
  • Berita
  • Doni Monardo Resmi Jadi Kepala BNPB Gantikan Willem R

Doni Monardo Resmi Jadi Kepala BNPB Gantikan Willem R

Kepala BNPB Letjen Doni Monardo menjawab wartawan usai pelantikan dirinya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1) pagi. (Foto: humas)

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Doni Monardo resmi menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang baru menggantikan Willem Rampangilei. Ia dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1) pagi.

Pengangkatan Doni Monardo berdasarkan SK Presiden No 5/P Tahun 2019 tentang Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Cecep Sutiawan. Acara pelantikan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri kabinet.

Letjen Doni Monardo, kelahiran Cimahi 10 Mei 1963, merupakan alumnus Akademi Militer 1985. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Paspampres (2012-2014), Danjen Kopassus (2014-2015), Pangdam Patimura (2015-2017), Pangdam Siliwangi (2017-2018), dan terakhir Sekjen Wantanas (2018-2019).

Presiden Jokowi usai melantik kepala BNPB mengatakan, Indonesia dikelilingi oleh cincin api (ring of fire), sehingga perlu manajemen kepemimpinan yang kuat untuk mengonsolidasi dan mengoordinasi baik di pusat, di provinsi, TNI, kodam, korem, dan kepolisian, agar segera cepat merespons bencana yang terjadi. Jokowi menilai, Doni Monardo memiliki kepemimpinan yang kuat dan tindakan cepat di lapangan.

“Saya kira pekerjaan besar dari Doni Monardo ini masih banyak sekali. Itu memerlukan sebuah manajemen yang kuat, kepemimpinan yang kuat, lapangan yang kuat,” tutur Jokowi dilansir dari laman Setkab RI.

Sementara itu, Letjen TNI Doni Monardo menyampaikan terima kasih kepada Presiden ) yang telah mempercayakan dirinya untuk melakukan tugas negara. Ia berjanji akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal.

Doni mengatakan, sore nanti ia akan menerima briefing dari seluruh pejabat di BNPB dan akan melakukan berbagai langkah untuk turun ke lapangan. Prioritas yang akan dilakukannya adalah menyelesaikan beberapa wilayah yang mengalami bencana, baik itu di Lombok, di Palu, dan terakhir di Banten dan Lampung, serta Cisolok di Sukabumi Selatan.

Selain itu, menurut Doni, BNPB akan menyusun sebuah program untuk memperluas mitigasi bencana. Mitigasi akan diperluas hingga ke tingkat desa, bahkan RW dengan melibatkan seluruh komponen. Sementara, mengenai kemungkinan mitigasi bencana masuk ke kurikulum pendidikan, Doni mengatakan akan memantau perkembangan sejauh mana program pembelajaran bagi para pelajar.

Dalam kesempatan itu Doni Monardo menyampaikan, bahwa dari hasil kajian dan riset sejumlah pakar di bidang kebencanaan, ada sejumlah potensi megathrust di beberapa wilayah. Menurut Doni, itu harus disampaikan kepada publik dengan cara-cara yang tepat, sehingga semua kawasan yang nantinya menjadi potensi bencana sudah mempersiapkan diri. (rin/*)

Berita Terkait

Leave a Reply