Dewan Minta Pemko Sawahlunto Lengkapi APD dan Nutrisi Petugas Lapangan
  • Home
  • Berita
  • Dewan Minta Pemko Sawahlunto Lengkapi APD dan Nutrisi Petugas Lapangan

Dewan Minta Pemko Sawahlunto Lengkapi APD dan Nutrisi Petugas Lapangan

SAWAHLUNTO – Pemko Sawahlunto diminta melengkapi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) petugas lapangan di Puskesmas dan Posko Pemeriksaan. Petugas ini hendaknya juga dicukupi kebutuhan nutrisinya.

Hal itu diminta oleh Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto Iwan Kurniawan. Kebutuhan APD sangat penting dan mendesak karena petugas kesehatan di Puskesmas dan Posko pemeriksaan berinteraksi langsung dengan orang – orang.

“APD ini sangat diperlukan bagi petugas, supaya jangan terjadi kontak yang bermasalah. Contoh saja hari ini masih kekurangan APD baik itu masker dan sarung tangan bagi petugas pos perbatasan,” kata Iwan saat mengunjungi pos pemeriksaan di Muarakalaban, Sabtu (28/3/2020).

Selain APD, para petugas di puskesmas dan posko serta yang bertugas melakukan penyemprotan hendaknya juga didukung dengan nutrisi yang baik. Karena pekerjaan ini sangat perlu dukungan ekstra serta menguras stamina.

Sementara itu, Posko penanggulangan Covid-19 satuan gugus tugas Sawahlunto, kemarin telah menerima bantuan 50 buah APD dari BPBD Provinsi Sumatra Barat. Dinas Ketahanan, Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto juga telah memberikan bantuan 12 paket APD.

Kepala markas Posko penanggulangan Covid – 19, Al Ansari menyebutkan, distribusi APD diprioritaskan kepada tim medis yang bersentuhan langsung dalam penanganan pasien covid -19. Adapun bantuan APD dari BPBD Provinsi Sumbar sebutnya, terdiri dari 50 buah apron. Sedangkan bantuan dari DKPP Sawahlunto terdiri dari 12 buah apron dan 41 buah kacamata atau gogle.

“Kita masih terbuka untuk menerima bantuan APD dari semua pihak yang mau menyumbang. Bantuan ini alan sangat berarti di tengah kesulitan mendapatkan APD. Bukan masalah dana, tapi kelangkaan di pasaran,” katanya. (tumpak)

Berita Terkait

Leave a Reply