
BANTEN – Gempa bumi dengan kekuatan 6,1 SR (bukan 6,4 SR seperti dilansir BMKG semula, red) dengan pusat gempa di laut berjarak 43 km barat daya Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Selasa (23/1) pukul 13.34 WIB menimbulkan korban jiwa luka-luka dan kerusakan bangunan.
Data sementara dampak gempa, terdapat 479 rumah rusak yang terdapat di wilayah Banten dan Jawa Barat. Guncangan gempa yang juga dirasakan di daerah Jakarta, Banten, Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Tengah itu menyebabkan masyarakat berhamburan keluar bangunan dan rumah. Masyarakat yang berada di perkantoran, apartemen, hotel dan bangunan yang tinggi merasakan guncangan lebih keras sehingga panik dan berhamburan keluar bangunan.
Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, di Cianjur terdapat 6 pelajar yang luka berat dan 2 pelajar luka ringan akibat tertimba genteng yang runtuh di SMK Tenggeung Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Juga terdapat 1 rumah rusak berat di Desa Tanggeung dan 1 rumah rusak berat di Desa Pagermaneuh.
Di Kabupaten Sukabumi, terdapat 9 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak sedang, 1 masjid rusak berat, dan 2 fasilitas umum kesehatan rusak ringan.
Di Kabupaten Bogor, terdapat beberapa rumah dan bangunan rusak di Kecamatan Sukajaya, Kecamata Nanggung, Kecamatan Megamendung, Kecamatan Caringin, dan Kecamatan Cijeruk. Sebanyak 7 rumah rusak berat dan 5 rumah rusak ringan. Data akan bertambah karena diperkirakan masih terdapat bangunan yang rusak.
Di Pandeglang, aula SMA CMBBS Pandeglang roboh dan beberapa rumah mengalami kerusakan, namun tidak ada korban jiwa. Di Banten, terdapat 115 rumah rusak, 1 masjid rusak dan 1 puskesmas rusak.
BPBD bersama unsur lainnya masih melakukan pendataan dampak kerusakan akibat gempa 6,1 SR. Dampak kerusakan akan bertambah seiring dengan pendataan yang dilakukan.
Sutopo minta masyarakat untuk tenang dan tidak terpancing isu-isu yang menyesatkan bahwa akan terjadi gempa susulan yang lebih besar. Iptek belum mampu memprediksi gempa secara pasti. Wilayah Selatan Jawa memang rawan gempa dan sepi terjadi gempa-gempa besar sehingga harus diwaspadai. Saat merasakan guncangan gempa segera keluar rumah atau mencari tempat-tempat yang aman. (rin/*)






